Diduga Terbakar Api Cemburu dan Dendam Lama Seorang Pemuda Dibacok. (Foto: Sam Apip).
Cianjur, metropuncak.com | Seorang pemuda berinisial A (23), warga Kampung Pajagan, Desa Situhiang, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, menjadi korban pembacokan menggunakan golok. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh perselisihan lama dan masalah asmara.
Pembacokan terjadi di Kampung Nagrak, Desa Pangadegan, Kecamatan Pagelaran, pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Kapolsek Pagelaran, AKP Budi Rustandi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, dugaan sementara pembacokan dilatarbelakangi oleh perselisihan antara korban dan terduga pelaku berinisial D (51).
“Memang jika ditilik secara langsung, ada semacam dendam di antara keduanya. Namun, kami masih terus mendalami. Motif dan latar belakang kejadian ini masih dalam penyelidikan,” ujar Budi, Minggu (16/8/2026).
Berdasarkan keterangan kepolisian, sebelum kejadian, korban mendatangi rumah adik terduga pelaku untuk menagih uang terkait gadai sawah. Saat hendak pulang dan masih berada di halaman rumah tersebut, terduga pelaku diduga langsung menebaskan sebilah golok ke arah kepala korban sebanyak satu kali.
Akibat sabetan senjata tajam itu, korban mengalami luka robek di bagian kepala dan telinga sebelah kiri.
Polisi juga mendalami dugaan adanya persoalan asmara yang turut menjadi pemicu perselisihan.
Terduga pelaku disebut pernah memiliki hubungan dengan seorang perempuan yang kemudian menikah dengan korban.
“Terduga pelaku sudah kami amankan bersama dengan senjata tajam yang digunakan saat membacok korban,” tambah Budi.
Pelaku diamankan pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 00.40 WIB, tidak jauh dari kediamannya.
Saat ini, polisi masih menyelidiki motif serta rangkaian kejadian secara menyeluruh, termasuk dugaan perselisihan yang telah berlangsung sebelumnya.








