YEU Salurkan 58 Paket Perlengkapan Tidur untuk Korban Banjir Rob di Pati. (Foto : Ist).
Pati | Sebanyak 58 paket perlengkapan tidur dibagikan kepada masyarakat terdampak banjir rob di Desa Tunggulsari dan Desa Keboromo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada Sabtu (27/6/2026). Bantuan berupa kasur lipat, tikar, dan selimut ini diberikan oleh YAKKUM Emergency Unit (YEU) kepada kelompok rentan, meliputi lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Banjir rob yang melanda kedua desa tersebut telah berlangsung hampir satu bulan. Berdasarkan perkiraan, siklus pasang air laut masih akan mencapai puncaknya hingga Juli 2026.
Kepala Desa Tunggulsari, Setyo Wahyudi, menjelaskan bahwa banjir rob bukanlah bencana baru bagi warga setempat. Fenomena ini telah terjadi selama beberapa tahun terakhir dan semakin parah akibat jebolnya tanggul sepanjang 110 meter serta kerusakan kawasan pesisir.
“Banjir rob yang terjadi di Desa Tunggulsari dan beberapa desa lainnya bukan hanya terjadi tahun ini, tetapi juga telah berulang pada tahun-tahun sebelumnya. Ketika siklus pasang air laut mencapai puncaknya, air laut masuk hingga menggenangi daratan. Banyak lahan tambak dan rumah warga yang terdampak, bahkan air masuk ke dalam rumah,” ujar Setyo.
Pemerintah desa bersama masyarakat telah melakukan berbagai upaya mitigasi seperti perbaikan tanggul dan sungai serta penanaman mangrove. Namun, upaya tersebut masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak karena memerlukan sumber daya yang besar.
Eli Sunarso, Staf YEU Pati, menyampaikan bahwa bantuan didistribusikan dengan rincian 44 paket di Desa Tunggulsari dan 14 paket di Desa Keboromo. Setiap paket berisi satu kasur lipat, satu tikar, dan satu selimut.
“YAKKUM Emergency Unit (YEU) merupakan lembaga kemanusiaan yang berkantor pusat di Yogyakarta dan memiliki mandat dalam penanggulangan keadaan darurat serta kesiapsiagaan bencana. Saat ini, YEU mendampingi empat desa di Kecamatan Tayu dan Dukuhseti,” jelas Eli.
Karena jumlah bantuan yang terbatas, penentuan penerima dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah desa dengan memprioritaskan kelompok rentan.
Para penerima bantuan mengaku senang dan bersyukur. Bapak Suparno, salah satu penerima bantuan di Desa Tunggulsari, mengungkapkan bahwa beberapa barang di rumahnya terendam banjir karena tidak sempat diangkat.
“Alhamdulillah, perlengkapan yang diberikan YEU sangat membantu. Kami merasa sangat senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Ibu Marmi yang mengungkapkan bahwa selama sekitar satu minggu terakhir, banjir rob sudah mencapai setinggi lutut sehingga banyak barang di rumah yang rusak, termasuk alas tidur dan kasur yang terendam air.
“Sempat kami naikkan ke tempat yang lebih tinggi, tetapi air ternyata terus naik. Kondisi ini sangat meresahkan, apalagi kami memiliki anak kecil. Bantuan dari YEU setidaknya sangat membantu, sehingga kami memiliki perlengkapan untuk beristirahat dan tidur,” tuturnya.
Kegiatan distribusi bantuan di Desa Tunggulsari selesai pada pukul 11.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan distribusi bantuan di Desa Keboromo.














