Sidak BMD di Jalan Lingkar: Puluhan Pedagang Ditertibkan, Batas Akhir 2 November

Kepala Bidang Badan Milik Daerah (BMD) Kabupaten Cianjur, N. Deni Cahyana. (Foto : Ramdani).

Cianjur, metropuncak.com | Kepala Bidang Badan Milik Daerah (BMD) Kabupaten Cianjur, N. Deni Cahyana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap bangunan di kawasan Jalan Lingkar yang selama ini digunakan sebagai tempat pengamanan aset. Lokasi tersebut kini menjadi perhatian pemerintah daerah karena adanya praktik dugaan pungutan liar (pungli) yang mengatasnamakan pemerintah daerah.

“Sidak ini merupakan yang kedua kalinya. Tujuan kami adalah mengamankan aset daerah serta membantu masyarakat yang mempergunakan lahan tersebut untuk usaha agar memiliki legalitas yang jelas,” ujar Deni Cahyana di lokasi, belum lama ini.

Setelah sidak, Kabid mengundang dan mengumpulkan para pengguna lahan untuk berdialog serta menyepakati komitmen bersama mengenai pemanfaatan lahan. Deni menegaskan, kegiatan ini harus segera diselesaikan paling lambat 2 November mendatang.

“Kami harapkan tindak lanjutnya. Untuk laporan pengguna manfaat, apakah harus membayarkan ke aset daerah atau bagaimana, silakan. Di situ dicantumkan pembayaran sewa yang tidak melalui personil, per tahun, dan luasan berapa yang digunakan,” jelasnya.

Hingga saat ini, tercatat baru 89 orang yang hadir dalam sosialisasi tersebut. Pemerintah memaklumi bahwa tidak semua pengguna lahan milik pemerintah dapat langsung membayar kewajibannya.

“Kita juga memaklumi itu tidak semuanya ada uang. Kita beri waktu beberapa minggu untuk sosialisasi. Ketika ada masyarakat yang memang tidak punya izin, baik untuk kerjasama dengan pihak pemerintah, kami akan mengambilkan eksekusi untuk pembersihan,” tegas Deni.

Sementara itu, para pedagang menyatakan tidak keberatan dengan adanya kewajiban pembayaran sewa sebesar 1 meter per tahun. Mereka hanya berharap ada kejelasan terkait kebijakan tersebut.

Pemerintah daerah juga mengimbau seluruh pedagang untuk bersama-sama menjaga kebijakan pemerintah, ketertiban, keamanan, dan kerapihan kawasan.

“Yuk kita bareng-bareng menjaga kebijakan pemerintah, menjaga ketertiban, keamanan, dan kerapihan. Apa yang disampaikan oleh Gubernur maupun Pak Bupati kita jalankan bersama-sama. Ketika kita usaha, kerapihannya kelihatan enak dan nyaman dipandang untuk Kabupaten Cianjur dan untuk kita semua,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *