Pilkades Digital Cianjur Dinilai Lebih Efisien, Jadwal Pelaksanaan Masih Menunggu Keputusan Bupati

Ketua Komisi l DPRD Kabupaten Cianjur, Pilkades Digital Cianjur Dinilai Lebih Efisien, Jadwal Pelaksanaan Masih Menunggu Keputusan Bupati. (Foto : Lesmanaderi).

Cianjur, metropuncak.com | Pelaksanaan simulasi tata cara pencoblosan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dengan sistem digitalisasi di Kabupaten Cianjur mendapat dukungan dari DPRD Cianjur.

Sistem tersebut dinilai dapat mempermudah masyarakat sekaligus menghemat waktu dan anggaran.

Ketua Komisi I DPRD Cianjur, Moch Isnaeni, mengatakan simulasi dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis sebelum sistem digitalisasi diterapkan dalam Pilkades. Menurutnya, berbagai potensi kendala akan diantisipasi melalui Peraturan Bupati (Perbup) dan Surat Keputusan (SK) Bupati.

“Ini lebih memudahkan orang untuk menyalurkan suaranya dan sangat efisien, baik dari waktu maupun anggaran. Segala kemungkinan akan kita atur dalam Perbup maupun SK Bupati mengenai tata cara pelaksanaan Pilkades,” ujar Moch Isnaeni, di DPRD Cianjur, Senin (4/10/2026).

Isnaeni juga menyoroti akses masyarakat menuju lokasi pencoblosan. Jika sebelumnya direncanakan hanya satu TPS, menurutnya jumlah TPS dapat ditambah menjadi dua di desa tertentu apabila kondisi geografis menyulitkan warga.

Langkah tersebut dinilai dapat mendekatkan pelayanan pemungutan suara kepada masyarakat sekaligus mengurangi potensi kendala dalam pelaksanaan.

Terkait kemungkinan gangguan teknis seperti listrik padam atau sistem mengalami error, Isnaeni menyebut sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan.

Hasil simulasi yang dilakukan sejauh ini, kata dia, menunjukkan tingkat kesalahan yang sangat rendah.

Sementara, mengenai kepastian jadwal Pilkades, Isnaeni menegaskan hingga kini belum ada keputusan final mengenai pengunduran jadwal.

Pemerintah daerah sebelumnya telah mengusulkan kepada Bupati Cianjur agar pelaksanaan dapat disesuaikan, salah satunya dengan pertimbangan kesiapan anggaran dan regulasi dari pemerintah provinsi.

“Belum (dipastikan diundur). Kita masih menunggu hasil dari Pak Bupati seperti apa. Ini juga akan disinkronkan dengan jadwal dari provinsi,” katanya.

Isnaeni menambahkan, Kabupaten Cianjur saat ini menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam penerapan digitalisasi Pilkades. Karena itu, pihaknya berharap seluruh persiapan dapat dilakukan secara matang agar pelaksanaan Pilkades berjalan aman, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *