YAKKUM Emergency Unit Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Rob di Pati. (Foto : Ist).
Pati, metropuncak.com | Banjir rob yang melanda Desa Tunggulsari dan Desa Keboromo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Juni dan Juli 2026 lalu menyebabkan genangan air setinggi 70 cm yang merendam permukiman dan melumpuhkan puluhan hektare lahan tambak.
Kejadian ini dipicu oleh pasang air laut dan jebolnya tanggul, sehingga mengganggu aktivitas ekonomi serta kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.
Menanggapi situasi tersebut, YAKKUM Emergency Unit (YEU) bersama mitra Anglican Overseas Aid dan Pemerintah Australia memberikan dukungan kepada masyarakat kedua desa guna mengurangi dampak banjir rob yang kerap terjadi di wilayah dampingan YEU di Kabupaten Pati itu.
Pada Juni 2026, YEU mendistribusikan paket perlengkapan tidur kepada 58 masyarakat terdampak, dengan prioritas bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, ibu hamil, dan lansia.
Tak hanya itu, YEU juga menyerahkan bantuan mesin pompa air dan peralatan kebersihan lingkungan. Di Desa Tunggulsari, disalurkan dua mesin pompa air dan 17 paket kebersihan lingkungan.

Sementara di Desa Keboromo, diberikan 10 paket kebersihan lingkungan. Setiap paket berisi gerobak dorong, sekop, cangkul, ikrak sampah, dan sapu.
“Jumlah dan jenis bantuan disesuaikan berdasarkan hasil observasi dan asesmen lapangan. Sebelum diserahkan, kami berdiskusi dengan masyarakat dan pemerintah desa untuk menyepakati aturan pengelolaan, penyimpanan, perawatan, hingga penggunaannya,” ujar Eli Sunarso, Project Manager YEU Pati, di lokasi distribusi.
Ia menambahkan bahwa peralatan ini diharapkan dapat membantu proses pembersihan pascabanjir serta mengurangi risiko dampak banjir.
“Di luar kondisi bencana, peralatan ini juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan kemasyarakatan seperti kerja bakti,” tambahnya.
Bantuan tersebut disambut antusias oleh warga. Zarokhim, perwakilan masyarakat Desa Keboromo, mengungkapkan rasa syukur karena selama ini warga hanya mengandalkan peralatan seadanya.
“Untuk memindahkan lumpur kami pakai karung, dan mengangkutnya terkadang harus meminjam gerobak. Bantuan ini sangat membantu,” katanya.
Senada, Kepala Desa Tunggulsari, Setyo Wahyudi, menyampaikan apresiasi mendalam kepada YEU.
“Peralatan kebersihan dan mesin pompa air sangat bermanfaat, terutama untuk mendukung kebersihan lingkungan, penanganan tanggul darurat, dan mengurangi genangan air di permukiman. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan bersama oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dengan adanya dukungan ini, diharapkan masyarakat Desa Tunggulsari dan Keboromo lebih siap menghadapi potensi banjir rob di masa mendatang serta mampu mempercepat pemulihan pascabencana.













