Warga Langensari dikabarkan akan datangi rumah kades Fajar atas kekecewaannya, APH dan pihak Kecamatan masih pantau situasi. (Foto : Ist).
Cianjur, metropuncak.com | Kekecewaan sebagian warga Desa Langensari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, pasca-pemilihan kepala desa (Pilkades) dikabarkan memuncak.
Sejumlah warga berencana mendatangi kediaman Fajar, kepala desa petahana yang kembali terpilih, Minggu malam (8/11/2026).
Rencana itu disampaikan Andi, salah seorang warga. Menurutnya, kedatangan tersebut merupakan bentuk kekecewaan sebagian masyarakat terhadap kinerja Fajar selama menjabat sebagai kepala desa.
Rencana warga itu mendapat perhatian karena berpotensi memicu ketegangan pasca pilkades.
Warga diharapkan menyampaikan aspirasi secara tertib agar situasi tetap kondusif.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kabid Dendi mengatakan kondisi di Desa Langensari sedang ditangani pihak kecamatan.
“Saat ini sedang ditangani oleh Pak Camat dan jajarannya. Kami masih memantau kondisi tersebut,” ujarnya.
Warga lainnya seorang tokoh masyarakat Desa Langensari H Ade Hidayat menambahkan, karena ungkapan kekecewaan dijaga ketat jajaran keamanan anggota APH P, masyarakat rencananya akan menggelar aksi pada besok hari (Senin 9 Nopember 2026).
“Besok masyarakat akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran,” Ucap Ade.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan, pada tahun lalu Fajar Subhan Amaruloh pernah bermasalah dengan sekelumit masalah mulai dari masalah moral serta penyalahgunaan anggaran dana desa.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apakah rencana kedatangan warga tersebut benar-benar terlaksana atau tidak.
Atas kejadian tersebut, sejumlah wartawan masih berupaya meminta konfirmasi kepada Fajar untuk mendapatkan penjelasan dan menjaga keberimbangan pemberitaan.








