Dua Unit Rumah Terbakar, Satu Ludes Jadi Arang. (Foto : Sam Apip).
Cianjur, Metropuncak.com | Dua unit rumah di Kampung Kulina RT 01/04, Desa Sukatani, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (15/10/26) sekitar pukul 15.30 WIB, hangus terbakar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi pada rumah milik Nenek Eneh (65) dan rumah milik Ade Purna Wirawan, seorang polisi.
Titik api diduga berasal dari kompor tungku di dapur rumah Nenek Eneh. Karena rumah panggung Nenek Eneh sudah lapuk dan tidak layak huni, kobaran api cepat menjalar ke seluruh bangunan dan merembet ke rumah keluarga Ade.
Saat itu, warga yang ada berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, sumber air cukup jauh karena kemarau panjang.
Beberapa menit kemudian, datang dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Mako Damkar 2 Ciranjang dan satu unit dari Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
“Setelah ketiga unit itu beraksi, rumah Nenek Eneh tidak dapat diselamatkan dan ludes terbakar. Sementara itu, rumah keluarga Ade masih bisa diselamatkan, meski sekitar seperempat bagiannya terbakar,” ujar Wowon Rusmana, Ketua RT 01/04.
Sementara itu, anggota Mako Damkar 2 Ciranjang, Sumpena alias Agib, menambahkan bahwa kebakaran dua rumah di Kampung Kulina, Desa Sukatani, diketahui setelah adanya informasi melalui telepon genggam dari warga setempat.
Pihaknya langsung mengerahkan anggota dan dua unit mobil Damkar. Setelah tiba di lokasi dan melihat padatnya permukiman penduduk, pihaknya meminta bantuan Unit Damkar Cipatat, KBB.
Saat itu pula pihaknya langsung melakukan pemadaman hingga pendinginan. Berkat kekompakan dan koordinasi yang terarah, bangunan rumah keluarga lainnya dapat diselamatkan, sedangkan rumah Nenek Eneh ludes terbakar.
“Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya satu warga mengalami luka ringan di bagian kaki kiri. Nenek Eneh menderita kerugian sekitar Rp60 juta, sedangkan Ade mengalami kerugian material sekitar Rp20 juta,” tambahnya.













