Demi Bawang Putih Merdeka! POLRI Tanam Serentak 6 Hektare di Cianjur, Panen Perdana Tembus 9.480 Ton. (Foto : Ist).
Cianjur, metropuncak.com | Suasana perkampungan di Kampung Maleber, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, mendadak berubah menjadi lahan harapan baru bagi ketahanan pangan nasional.
Rabu (19/8/2026), jajaran Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) secara serentak menanam bawang putih di area seluas 6 hektare, menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan aksi nyata yang tak biasa.
Kegiatan yang terhubung melalui Zoom Meeting ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis mendukung target ambisius pemerintah swasembada bawang putih.
“Ya, komoditas dapur yang selama ini masih bergantung pada impor kini mulai digarap serius dari akar rumput. Ketahanan pangan adalah kunci kemandirian bangsa,” tegas Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo dalam sambutannya.
Ia menyebutkan bahwa langkah ini adalah bagian dari pengawalan Asta Cita swasembada, yang digerakkan serentak di 14 wilayah di Jawa Barat.
Angka kebutuhan bawang putih nasional yang mencapai lebih dari 600.000 ton per tahun menjadi alarm sekaligus tantangan. Namun, optimisme justru menguat setelah hasil panen perdana program tahun 2025 lalu menunjukkan kinerja gemilang.
“Total lahan yang sudah dikembangkan mencapai 948 hektare dengan capaian panen basah sebesar 9.480 ton di tahun 2026 ini,” ungkap Dedi dengan nada penuh harap.
Lebih dari sekadar angka, program ini juga melibatkan kelompok tani setempat sebagai mitra utama. Sinergi antara aparat kepolisian dan petani lokal diharapkan tidak hanya menekan impor, tetapi juga membangkitkan gairah pertanian di tingkat desa.
Dengan gebrakan ini, POLRI membuktikan diri tak hanya hadir dalam keamanan, tapi juga di ujung cangkul, membangun kemandirian pangan dari tanah Cianjur untuk Indonesia yang lebih berdaulat.













