Bupati Cianjur dr. Mohamad Wahyu Ferdian. (Foto : SMR).
Cianjur, metropuncak.com | Ribuan santri turun ke jalan memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Cianjur, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang melibatkan sekitar 20 ribu peserta itu digelar Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama pondok pesantren se-Cianjur.
Bupati Cianjur dr. Mohamad Wahyu Ferdian mengatakan peringatan Hari Santri tahun ini berjalan meriah, tertib, dan aman. Menurutnya, momentum tersebut menjadi ajang menyuarakan semangat pesantren dan santri untuk terus mewarnai pembangunan serta perjuangan Cianjur ke depan.
“Alhamdulillah tanggal 22 Oktober Pemerintah Kabupaten Cianjur beserta pondok pesantren di Kabupaten Cianjur melaksanakan kegiatan peringatan Hari Santri. Hari ini berjalan meriah, tertib, aman, semuanya menyuarakan semangat pesantren dan santri agar terus mewarnai dan perjuangan Cianjur ke depan,” ujarnya.
Bupati berharap pesantren di Cianjur semakin dikenal, termasuk sebagai salah satu kota tatar santri. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendukung pondok pesantren dan santri agar berkembang serta memiliki inovasi sehingga pesantren di Cianjur dapat merujuk ke level nasional.
“Kami harapkan ke depan bisa menjadi kota tatar santri yang disegani,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Lazisnu Kabupaten Cianjur KH Abdullah Saqir mengapresiasi kolaborasi PCNU Cianjur dengan Pemkab Cianjur sehingga peringatan Hari Santri Nasional berlangsung meriah. Ia juga berterima kasih kepada warga Cianjur, para kiai, dan santri yang telah mengerahkan santrinya untuk memeriahkan kegiatan tersebut.
“Atas dukungan warga Cianjur kami ucapkan beribu-ribu terima kasih, terutama para kiai dan santri yang telah mengerahkan santri-santrinya untuk memeriahkan Hari Santri Nasional ini. Semoga di Cianjur semakin berkah, jaya, dan berkibar,” ucapnya.
Rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional di Cianjur meliputi upacara, pawai karnaval dari Prawatasari sampai Alun-alun, serta mujahadah Palestina di Masjid Agung Cianjur berupa penggalangan dana untuk saudara di Palestina dan korban bencana alam nasional.
Kegiatan dilanjutkan dengan bazar mulai Kamis hingga Minggu sehingga warga Cianjur dapat berbelanja dan diharapkan turut memajukan UMKM.
KH Abdullah Saqir berharap santri ke depan semakin baik dalam belajar dan tetap semangat, tidak hanya pada peringatan Hari Santri Nasional.












