Terpaksa Pakai Pik Up, Jalan Rusak di Desa Selagedang Hambat Evakuasi Warga Sakit. (Foto: Zenal Mustari).
Cianjur | Warga Kampung Panyamungan RT 003 hingga Kampung Sukasari RT 002 dan Kampung Tengek RT 001, Desa Selagedang, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, mengeluhkan kondisi jalan desa yang rusak parah.
Kerusakan ini menyulitkan evakuasi warga yang sakit, termasuk ibu hamil yang hendak melahirkan, untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Mayoritas warga setempat berprofesi sebagai buruh dengan penghasilan pas-pasan, sehingga sulit mengandalkan swadaya untuk perbaikan jalan. Padahal, jalan tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas sehari-hari, termasuk transportasi kesehatan seperti ambulans.
Menurut informasi, perbaikan terakhir dilakukan oleh Pemerintah Desa pada 2022, namun hanya mencakup 200 meter dari total kerusakan yang mencapai 3 kilometer.
Warga mengaku kecewa karena pada 2023 dan 2024, Kepala Desa sempat menjanjikan pengerasan jalan (beton) dari perbatasan Desa Sukarame hingga Kampung Panyamungan, Sukasari, Tengek, hingga Cintasari. Namun, hingga kini janji tersebut belum terealisasi.
“Harapan kami, infrastruktur jalan segera diperbaiki. Banyak warga yang kesulitan saat ada keadaan darurat, seperti sakit tengah malam atau persalinan, karena jalannya berlubang dan sulit dilalui kendaraan,” ujar Subirin (45), salah seorang warga kepada wartawan Senin (18/07/2025) pagi.
Warga berharap pemerintah setempat, Pemkab, Pemprov bahkan pusat segera menindaklanjuti aspirasi mereka agar akses transportasi, khususnya untuk layanan kesehatan, dapat berjalan lancar. ***














