Risman Santana Soroti Ruwetnya Izin PAUD dan Ancaman Banjir Cilaku. (Foto : A Ganjar Koesendang).
Cianjur | Anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi Partai NasDem, Muhamad Risman Santana, memanen beragam aspirasi warga saat menggelar reses masa persidangan III tahun 2025/2026.
Kegiatan ini berlangsung di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang meliputi Kecamatan Karangtengah, Cianjur, dan Cilaku.
Dalam reses tersebut, isu yang mencuat sangat beragam. Mulai dari masalah lingkungan, ekonomi, pendidikan, sosial keagamaan, hingga infrastruktur fisik.
Salah satu keluhan mendalam datang dari sektor pendidikan anak usia dini.
Perwakilan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) dan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) mengeluhkan rumitnya pengurusan izin operasional baru maupun perpanjangan. Mereka mengaku kesulitan beradaptasi dengan regulasi baru pada sistem perizinan terpadu.
“Sebelumnya, izin operasional hanya butuh rekomendasi dari Dinas Pendidikan. Sekarang mekanismenya berubah dan harus melalui beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ujar Risman.
Ia menambahkan bahwa saat ini posisi Dinas Pendidikan hanya sebatas memberikan rekomendasi, sementara proses teknis lainnya tersebar di OPD lain yang wajib ditempuh oleh para guru.
Selain masalah perizinan sekolah, legislator NasDem ini juga menerima keluhan krusial terkait infrastruktur. Warga Kampung Jati, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, mendesak pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sungai karena wilayah mereka sering dilanda banjir.
Warga di titik lain juga mengusulkan pengadaan sumur bor, perbaikan irigasi, dan pengaspalan jalan lingkungan.
Aspirasi penting lainnya yang turut disuarakan masyarakat adalah kepastian program Universal Health Coverage (UHC) atau berobat gratis, serta peningkatan kesejahteraan bagi guru madrasah diniyah.
Risman menegaskan bahwa seluruh masukan dan keluhan warga ini tidak akan menguap begitu saja.
“Semua poin aspirasi telah dicatat untuk disusun menjadi laporan resmi yang akan disampaikan dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Cianjur,” tutupnya.














