Belasan Jenis Makanan dan Minuman ramaikan peringatan 10 Muharam di Kelurahan Sayang. (Foto : Sam Apip).
CIANJUR – Ratusan warga Kampung Warung Jambe, Kelurahan Sayang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, antusias mengikuti bazar makanan gratis dalam perayaan Gebyar Muharam atau Hari Asyura yang digelar di lingkungan permukiman setempat.
Kegiatan tahunan ini menjadi ajang berbagi kebahagiaan, khususnya bagi anak yatim, kaum jompo, dan masyarakat sekitar.
Sejak acara dimulai, warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tampak memadati stan-stan makanan yang disediakan panitia.
Meski harus berdesakan di gang sempit permukiman, antusiasme masyarakat tidak surut demi mendapatkan aneka makanan dan minuman gratis.
Beragam jenis hidangan tersedia dalam bazar tersebut, mulai dari bubur, mi, bakso, rujak, cilok, basreng, hingga berbagai minuman segar.
Seluruh suguhan tersebut merupakan hasil sumbangan sukarela warga yang ingin memeriahkan peringatan Muharam sekaligus berbagi dengan sesama.
Ketua DKM setempat, Lili Sobandi, mengatakan bahwa Gebyar Muharam ini rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk kepedulian kepada anak yatim dan kaum jompo, sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
“Ada kurang lebih 30 jenis makanan, mulai dari bakso, cilok, basreng, dan lainnya. Semuanya gratis, tidak ada yang bayar. Ini bagian dari Lebaran Anak Yatim,” ujarnya, Kamis (26/6/2026).
Menurut Lili, jumlah warga di lingkungan RT 04 mencapai lebih dari 200 kepala keluarga, sehingga antusiasme masyarakat selalu tinggi setiap tahunnya.
Kemeriahan acara tahun ini pun menjadi motivasi panitia untuk menggelar kegiatan serupa dengan skala yang lebih besar pada tahun mendatang.
“Alhamdulillah tiap tahun berjalan meriah. Tentu ini membuat kami makin terpacu untuk membuatnya lebih meriah lagi dan memperluas jangkauan santunan untuk anak yatim piatu di tahun berikutnya,” kata Lili.
Salah seorang warga, Fitri, mengaku senang dengan adanya bazar makanan gratis ini. Selain menyediakan banyak pilihan makanan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana hiburan sekaligus momentum kebersamaan warga.
“Banyak makanannya, gratis, enggak usah bayar. Tiap tahun juga selalu ramai. Ada bakso, batagor, pokoknya banyak,” ucap Fitri.
Selain bazar makanan gratis, panitia juga menggelar tabligh akbar serta pembagian santunan bagi anak yatim dan jompo.
Rangkaian kegiatan tersebut telah menjadi agenda tahunan warga dalam menyambut momentum Asyura.
Warga berharap tradisi berbagi ini terus dipertahankan setiap tahun karena terbukti membawa kebahagiaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.














