Pelantikan PAW Ketua Karang Taruna Desa Wangunjaya. (Foto : SMR).
Cianjur, metropuncak.com | Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, pada Rabu (19/8/2026), dalam acara pengukuhan dan pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Ketua Karang Taruna Desa Wangunjaya masa bakti 2025-2030.
Ami Harmami resmi dikukuhkan sebagai Ketua Karang Taruna Desa Wangunjaya yang baru, menggantikan pengurus periode sebelumnya. Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri Kepala Desa Wangunjaya Misbahudin dan ketua serta pengurus Karang Taruna tingkat kecamatan.
Kepada wartawan, Mami Harmami menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyadari bahwa amanah yang diemban bukanlah perkara mudah, namun akan dijalankan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Karang Taruna.
“Tentunya ini merupakan satu anugerah buat kita semua. Pada saat sekarang, Karang Taruna harus berperan di bidang apa saja dan tentunya ini perlu dukungan dari rekan-rekan dan juga masyarakat semua,” ujarnya
Ia menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dengan pemerintah desa maupun pimpinan Karang Taruna di tingkat kecamatan dan kabupaten. Ia juga bertekad menjadikan Karang Taruna sebagai kontrol sosial yang konstruktif serta garda terdepan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Desa Wangunjaya, Misbahudin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru. Ia berharap dengan adanya struktur kepengurusan yang solid, Desa Wangunjaya dapat terus maju dan berkembang.
“Alhamdulillah berkat dukungan warga masyarakat serta para adik-adik KKN, acara ini dapat berjalan lancar. Mudah-mudahan kedepannya Desa Wangunjaya, warga masyarakat, dan struktur kepengurusan Karang Taruna yang baru menjadi solid dan Desa Wangunjaya menjadi jaya selalu,” ujar Misbahudin.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Cugenang, Asep Aria, yang turut hadir memberikan sambutan dengan pantun berapi-api. Ia menekankan pentingnya peran Karang Taruna sebagai agen sosial yang harus mampu menjaga integritas, solidaritas, dan sinergitas dalam menjalankan tugas.
Asep Aria menyebut bahwa pengurus yang baru dilantik memiliki tanggung jawab besar sebagai “setengah dewa”. Mereka tidak hanya memiliki beban moral dalam keluarga masing-masing, tetapi juga dibebankan untuk menyelesaikan permasalahan sosial di Desa Wangunjaya.
Hal ini sejalan dengan tugas Karang Taruna dalam menangani Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti fakir miskin, anak yatim, disabilitas, dan kerentanan sosial lainnya.
“Teman-teman yang pada kesempatan ini telah dilantik dan dikukuhkan, mereka sudah dibebankan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial. Untuk itu, selamat bertugas. Kami siap selalu membuka ruang untuk berdiskusi, berkoordinasi, dan berkolaborasi,” tegas Asep Aria.
Ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan potensi yang ada di wilayah Wangunjaya, baik potensi ekonomi, sumber daya manusia, maupun potensi permasalahan.
“Insya Allah Tuhan membersamai kita apabila kita selesaikan dengan komunikasi, akan melahirkan sebuah solusi,” pungkasnya.
Acara pelantikan berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan, menandai babak baru bagi kepemudaan Desa Wangunjaya dalam berkontribusi membangun desa.














