Pasien Yayasan Rumah Pulih Jiwa Cianjur Meninggal Dunia, Jenazah Dipulangkan ke Ciamis. (Foto : Ramdani).
Cianjur, metropuncak.com | Kabar duka datang dari Yayasan Rumah Pulih Jiwa, Kabupaten Cianjur. Usin (32), seorang pasien yang tengah menjalani perawatan di yayasan tersebut, meninggal dunia setelah sebelumnya mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Jenazah almarhum rencananya dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Usin diketahui mulai masuk ke Yayasan Rumah Pulih Jiwa pada 3 Maret 2026 melalui Dinas Sosial Provinsi.
Menurut Rukman Samsudin, Ketua Yayasan Rumah Pulih Jiwa, kondisi fisik Usin saat pertama kali tiba sudah tampak lemah.
“Ketika pertama datang ke yayasan, kondisi fisiknya memang sudah terlihat lemah. Setelah beberapa kali diperiksa oleh perawat medis, kami juga melihat adanya masalah pada kondisi fisiknya,” ujar Rukman.
Berdasarkan keterangan keluarga, Usin memiliki kebiasaan merokok. Kondisi kesehatannya pun semakin menurun dari waktu ke waktu. Dua hari sebelum dibawa ke rumah sakit, Usin disebut menolak makan.
Pada Kamis, 24 September 2026, kondisi Usin memburuk sehingga pihak yayasan membawanya ke instalasi gawat darurat (UGD) Rumah Sakit Sayang Cianjur untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah menjalani perawatan, Usin akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Adapun penyebab atau diagnosis medis kematiannya mengacu pada keterangan dokter sebagaimana tercantum dalam surat keterangan medis.
Pihak yayasan bersama keluarga kemudian mempersiapkan proses pemulangan jenazah Usin ke kampung halamannya di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Pihak yayasan menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Usin dan berharap proses pemulangan jenazah dapat berjalan dengan lancar.














