Puluhan Mahasiswa IPB Tutup KKN di Campaka Cianjur, Kades Sukajadi Apresiasi Program Eco-Enzim

Puluhan Mahasiswa IPB Tutup KKN di Campaka Cianjur, Kades Sukajadi Apresiasi Program Eco-Enzim. (Foto: Zenal Mustari).

Cianjur, metropuncak.com | Sebanyak 40 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) resmi menutup rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) sekaligus mengikuti kegiatan Orientasi Kampus dan Kehidupan Mahasiswa (OKK) di Aula GOR Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Kamis siang.

Kepala Desa Sukajadi, Iqbal Eka Dirmansyah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi para mahasiswa yang telah bertugas selama 40 hari di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran mahasiswa IPB memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama melalui program unggulan pembuatan eco-enzyme.

“Kebetulan hari ini adalah kegiatan OKK sekaligus penutupan KKN mahasiswa di Kecamatan Campaka. Dari pantauan kami, mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang sangat bermanfaat. Salah satunya adalah pembuatan eco-enzyme yang sangat berguna bagi masyarakat yang bergerak di bidang pertanian. Kami pun turut mengikuti setiap kegiatan yang mereka lakukan,” ujar Iqbal.

Kades berharap pengalaman lapangan selama KKN dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa. “Meskipun mereka sudah membawa ilmu dasar dari kampus, mudah-mudahan ilmu tersebut bisa terealisasi dan berkembang di lapangan,” pesannya.

Salah satu mahasiswa KKN IPB, Retno, mengungkapkan rasa bangga dan haru selama menjalani pengabdian di Desa Sukajadi. Ia menuturkan bahwa sambutan hangat dari warga membuat mereka betah dan bersemangat menjalankan setiap program.

“Saya merasa di sini sangat hangat dan nyaman karena masyarakatnya baik-baik dan menerima kami. Saat kami melakukan kegiatan, warga pun sangat antusias mengikutinya,” kata Retno.

Retno yang masih duduk di semester VI ini juga menyampaikan bahwa ilmu yang telah dibagikan kepada masyarakat, seperti pengelolaan sampah, merupakan implementasi dari materi yang didapatkan di kampus. Ke depan, ia dan rekannya berencana tetap menjalin silaturahmi dengan perangkat desa, sembari mempersiapkan tugas akhir yang akan mereka susun berdasarkan pengalaman penelitian selama KKN.

“Setelah KKN ini, kami akan kembali ke kampus karena rata-rata masih semester VI dan masih ada satu tahun lagi. Kami akan bangga karena sudah melakukan penelitian yang nantinya bisa menjadi bahan tugas akhir,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *