Diduga Palsukan Laporan Reses, Oknum Anggota DPRD Cianjur Didemo Massa

Diduga Palsukan Laporan Reses, Oknum Anggota DPRD Cianjur Didemo Massa. (Foto : Ist)

Cianjur | Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur digeruduk Aliansi Pemuda Pergerakan Cianjur (APPC). Massa mempertanyakan dugaan pencairan dana reses fiktif oleh salah satu anggota dewan pada Tahun Anggaran 2025.

Aksi ini dipicu oleh dugaan pelanggaran seorang politisi Partai Amanat Nasional (PAN). Politisi tersebut dinilai tidak melaksanakan kewajiban reses hingga empat kali berturut-turut.

“Pertanyaannya sederhana, ketika kewajiban reses tidak dilaksanakan, atas dasar apa Anggota DPRD tersebut bisa mencairkan dana resesnya?” ujar Ketua APPC, Galih Widyaswara, Selasa (02/06/2026).

Galih menambahkan, anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi PAN berinisial EPS tersebut diduga memanipulasi laporan reses. EPS dituding menyertakan foto bersama masyarakat di lokasi yang salah untuk mencairkan anggaran.

“Lucunya lagi, dia ini Anggota DPRD dari Dapil 6, tapi foto yang dilampirkan diduga kuat berada di Dapil 1. Jadi di mana korelasinya sampai bagian Sekretariat Dewan (Setwan) bisa mencairkan dana reses tersebut?” ucap Galih.

APPC menegaskan akan kembali mendatangi Gedung DPRD dengan massa yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak direspons.

Menanggapi aksi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi Gerindra, Andri Surya Dinata, menerima audiensi massa. Namun, pihaknya belum bisa menentukan sikap resmi terkait tuntutan APPC.

“Saya belum baca laporan resminya,” kata Andri singkat.

Andri menjelaskan bahwa pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu laporan aduan dari APPC untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut.

“Intinya, semua berawal dari laporan resmi APPC ke pihak Setwan. Nanti akan kami pelajari terlebih dahulu,” pungkas Andri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *