Rapat koordinasi tingkat Kecamatan Campakamulya dalam rangka persiapan menghadapi berbagai kegiatan pada bulan Juli dan Agustus besok. (Foto : Zenal Mustari).
Cianjur | Pemerintah Kecamatan Campakamulya menggelar rapat koordinasi (Rakor) tingkat kecamatan di kantor Kecamatan setempat, Selasa (23/6/2026).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Camat Campakamulya, Acep Sopiandi, S.H., M.Si., ini menghadirkan seluruh perangkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para kepala desa se-Kecamatan Campakamulya.
Rakor tersebut digelar untuk menyamakan langkah dalam menyukseskan dua agenda besar yang akan berlangsung pada Juli dan Agustus mendatang.
Camat Acep Sopiandi menjelaskan, pada bulan Juli, Kecamatan Campakamulya akan memfokuskan diri pada persiapan kontingen untuk mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Cianjur.
Sementara itu, memasuki bulan Agustus, rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan helaran budaya tingkat kabupaten menjadi perhatian utama.
“Kami mengundang seluruh OPD dan kepala desa untuk berkoordinasi. Kegiatan di Juli dan Agustus ini membutuhkan sinergi yang kuat, mulai dari persiapan peserta MTQ hingga perencanaan peringatan 17 Agustus dan helaran budaya di kabupaten,” ujar Acep kepada wartawan usai rapat.
Terkait anggaran, Camat mengakui bahwa setiap kegiatan, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten, memerlukan biaya yang tidak sedikit. Namun, ia menegaskan bahwa di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berlaku saat ini, pihaknya bersama seluruh OPD dan desa terus berupaya mencari solusi agar pelaksanaan kegiatan tetap berjalan maksimal dan meriah dengan biaya seminimal mungkin.
“Kita semua tahu ada efisiensi di tingkat kecamatan, kabupaten, dan desa. Tapi kami berupaya semaksimal mungkin dengan seluruh jajaran agar kegiatan ini tetap bisa dilaksanakan dengan baik dan meriah, tentu dengan cara yang efisien,” imbuhnya.
Salah satu poin krusial yang dibahas dalam rakor adalah mekanisme pelaksanaan upacara bendera pada 17 Agustus.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari tahun-tahun sebelumnya, setiap desa biasa melaksanakan upacara secara mandiri. Namun, seiring dengan pertimbangan biaya untuk menyelenggarakan upacara dengan skala yang lebih besar, beberapa desa mengusulkan agar upacara HUT RI digabung dan dipusatkan di tingkat kabupaten saja.
“Ada usulan dari beberapa desa untuk ikut upacara di kabupaten saja, mengingat efisiensi biaya. Kami dari kecamatan sangat mengapresiasi usulan tersebut. Namun, keputusan akhir belum bisa kami ambil sendiri. Makanya hari ini kami undang semua pihak untuk memutuskan bersama, apakah setuju untuk digabung atau kembali melaksanakan upacara di masing-masing desa,” jelas Acep.
Rakor yang berlangsung dinamis ini diharapkan menghasilkan keputusan yang terbaik bagi seluruh elemen di Kecamatan Campakamulya, sehingga persiapan menyambut dua kegiatan besar tersebut dapat berjalan lancar, efektif, dan tetap mengedepankan semangat kebersamaan.














