Cak Imin Pencet Tombol Sakti! Gerakan 10 Ribu MCK untuk Ponpes Se-Indonesia Resmi Diluncurkan. (Foto : Sam Apip).
Cianjur, metropuncak.com | Kabar gembira datang dari dunia pesantren! Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, secara resmi mencanangkan program ambisius: pembangunan 10 ribu fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) untuk pondok pesantren di seluruh Indonesia. Peluncuran yang penuh simbolis ini digelar di Pondok Pesantren Nurul Huda Almusri, Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, pada Selasa (4/8/2026).
Momen bersejarah itu ditandai dengan seremoni peluncuran yang dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan MCK. Batu pertama ini menjadi simbol nyata dimulainya revolusi sanitasi di lingkungan pesantren, sekaligus pintu masuk bagi program pemberdayaan yang lebih luas.
Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar soal membangun kamar mandi. Lebih dari itu, ini adalah bagian integral dari upaya besar pemberdayaan masyarakat yang mencakup peningkatan kualitas SDM hingga penguatan ekonomi kerakyatan.
“Literasi keuangan dan pembangunan 10 ribu MCK ini adalah satu kesatuan. Pemberdayaan masyarakat itu hilir-hulunya adalah penyiapan SDM, peningkatan kapasitas, dan penciptaan ekosistem yang memungkinkan tumbuhnya kemandirian ekonomi, kreativitas, serta inovasi. Intinya, masyarakat harus aktif memberdayakan diri dan keluarganya,” tegasnya di hadapan para santri dan masyarakat sekitar.
Menariknya, Cak Imin menyebut pesantren sebagai ‘jalan tol’ untuk memutus mata rantai kemiskinan. Menurutnya, pesantren memiliki ekosistem yang sangat strategis karena menyatukan santri, pendidik, dan masyarakat sekitar dalam satu komunitas yang kuat.
“Pesantren ini sangat strategis. Sekali dayung, kita bisa mengatasi kemiskinan, meningkatkan derajat kesehatan, melahirkan SDM unggul, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi. Pesantren punya pasar dan sumber daya sendiri. Jika dikelola maksimal, ia bisa jadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” paparnya optimis.
Dalam kesempatan itu, Cak Imin juga menyoroti peran Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP). Ia meyakini langkah ini sejalan dengan visi besar transformasi bangsa yang sedang digalakkan pemerintah.
“Jika 40 ribu pesantren di negeri ini bisa bertransformasi, pendidikan kita pasti akan melesat maju. Dengan pendidikan yang maju, SDM unggul akan lahir, dan Indonesia pun siap melangkah menuju masa keemasan,” pungkas Cak Imin dengan penuh semangat.














