Bukan sekadar mancing biasa, tapi wujud keakraban antara insan pers dan Polres Cianjur. (Foto : A Suryana).
Cianjur, metropuncak.com | Bukan sekadar umpan yang dilempar ke kolam, tapi keakraban yang justru “menggigit” erat antara jajaran Polres Cianjur dan para wartawan.
Suasana yang santai penuh canda tawa mewarnai kegiatan mancing bersama (Mabar) yang digelar di Kolam Pancing Genjora, Kampung Kabandungan, Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah, Sabtu (1/8/2026).
Acara ini menjadi simbol eratnya sinergi dalam menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Di sela-sela tarik-menarik ikan, terlihat hangatnya perbincangan antara Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi bersama para awak media.
Ia hadir didampingi Kasat Lantas AKP Aang Andi Suhandi, serta tak ketinggalan Ketua PWI Cianjur, Mohamad Ikhsan.
Dalam suasana yang jauh dari formalitas, Alexander menyebut para wartawan bukan hanya mitra kerja, tetapi juga sahabat dalam menjaga stabilitas daerah.
“Saya benar-benar merasa dekat dengan teman-teman pers. Peran mereka sangat vital, karena tanpa mereka, informasi tentang kinerja kepolisian tak akan sampai ke masyarakat. Kolaborasi ini adalah kekuatan kita bersama,” ujar Alexander dengan penuh kehangatan.
Ia pun menekankan bahwa Polres Cianjur selalu membuka lebar pintu bagi kritik dan saran, tanpa sekat birokrasi yang kaku.
“Jangan sungkan. Masukan dari insan pers adalah vitamin bagi kami untuk terus melayani lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, Mohamad Ikhsan, Ketua PWI Cianjur, mengaku kegiatan ini seperti ajang silaturahmi keluarga besar. Baginya, jangankan canggung, bahkan rasa formal pun seolah lenyap ditelan gelak tawa dan guyonan khas anak kolam.
“Alhamdulillah, hari ini kami semua bisa ngariung (berkumpul) dengan kompak. Tidak ada tembok pemisah antara polisi dan wartawan. Kami di PWI berkomitmen penuh untuk terus bahu-membahu dengan Polres Cianjur. Ini bukan seremonial, tapi bukti nyata kebersamaan kita,” ungkap Ikhsan dengan semangat.
Kegiatan mancing bersama ini pun lebih dari sekadar ajang rekreasi. Ia menjelma menjadi ruang dialog santai, mempererat ikatan emosional yang selama ini jadi fondasi kokoh pemberitaan yang damai dan seimbang di Bumi Cianjur.













