Rp40 Juta dari BAZNAS untuk Cianjur: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Lahirkan Generasi Qurani yang Menyinari Negeri!”. (Foto : A Suryana).
Cianjur, metropuncak.com | Bukan sekadar angka, bukan sekadar seremonial. Rp40 juta yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Cianjur adalah nyala api semangat untuk menyukseskan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-48 Tingkat Kabupaten Cianjur Tahun 2026. Dan tahun ini, Kecamatan Pagelaran terpilih sebagai pusat gelaran akbar yang dinanti-nanti oleh para kafilah terbaik dari seluruh penjuru daerah.
Dana amanah dari para muzaki melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS) itu akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sarana, prasarana, hingga operasional lomba. Tapi lebih dari itu, ini adalah investasi besar untuk masa depan umat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Tata, A.Pi., M.M. , dengan penuh harap menyampaikan bahwa MTQH bukanlah ajang adu suara semata.
“Ini adalah panggung jihad budaya. Di sinilah kita menanamkan cinta pada Kalamullah, membentuk akhlak mulia, dan melahirkan generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas hidup. Bukan hanya pandai membaca, tapi paham, hafal, dan mengamalkan,” ujarnya tegas di sela-sela penyerahan bantuan, Kamis (30/7/2026).
H. Tata juga optimis bahwa dari Pagelaran akan lahir qari, qariah, hafiz, hafizah, bahkan mufassir masa depan yang tidak hanya bersinar di tingkat provinsi dan nasional, tetapi juga menjadi teladan nyata di tengah masyarakat.
Penunjukan Kecamatan Pagelaran sebagai tuan rumah bukanlah kebetulan. Ini adalah buah koordinasi matang dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Cianjur sebagai bagian dari strategi pembinaan yang merata hingga ke pelosok. Sebuah langkah agar syiar Islam tidak hanya terpusat di kota, tapi membumi di seluruh desa.
BAZNAS pun memandang MTQH sebagai momentum emas mempererat ukhuwah Islamiyah. Masyarakat diajak tidak hanya menjadi penonton yang ramai, tetapi juga tergerak hatinya untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an: membacanya dengan tartil, memahami maknanya, menghafalkannya dengan cinta, dan mengamalkannya dalam setiap helaan napas.
“Kami berkomitmen penuh. Setiap rupiah ZIS akan kami kelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Bukan hanya untuk MTQH, tapi juga untuk pendidikan, sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan umat secara berkelanjutan,” tegas H. Tata.
MTQH ke-48 ini diharapkan menjadi wasilah berkah bagi seluruh Cianjur. Sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Hujurat ayat 13, bahwa kemuliaan seseorang di sisi-Nya ditentukan oleh ketakwaan, bukan keturunan atau harta. Maka dari Pagelaran, semoga lahir generasi yang bertakwa, berilmu, dan berakhlak mulia cahaya yang tak pernah padam bagi bumi Cianjur.








