Tanah Longsor di Kampung Sarongge Sukajadi, Tidak Ada Korban Jiwa. (Foto: Zenal Mustari).
Cianjur | Tanah longsor terjadi di Kampung Sarongge RT 006/007, Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, pada Rabu (29/4/2026) pagi. Peristiwa yang diduga akibat curah hujan sangat deras itu diperkirakan berlangsung antara pukul 07.30 hingga 08.00 WIB.
Berdasarkan laporan yang diterima Camat Campaka, longsor memiliki lebar 20 meter dengan ketinggian tebing 10 meter. Beruntung, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, korban hilang, luka-luka, maupun warga mengungsi.
Kepala Desa Sukajadi, Iqbal Eka Dirmansyah, menyampaikan bahwa pihaknya bersama warga dan aparat setempat telah berhasil membuka akses jalan untuk proses evakuasi material longsoran.
“Barusan sudah membuka jalan untuk mengevakuasi material longsoran,” ujar Iqbal saat diwawancarai.
Ia juga menjelaskan kronologi berdasarkan keterangan warga. Seorang warga yang mengantarkan anaknya ke sekolah pada pukul 07.00 WIB menyatakan belum terjadi apa pun. Bahkan sepulang dari mengantar, kondisi masih normal. Dengan demikian, longsor diduga terjadi sekitar pukul 07.30-08.00 WIB.
Iqbal tidak menutup kemungkinan bahwa pergeseran tanah ini juga dipicu kondisi lahan di bawah tebing yang sudah amblas, ditambah dengan intensitas hujan yang tinggi.
Tim gabungan yang terlibat dalam penanganan meliputi Camat Campaka, Kapolsek Campaka, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kecamatan, perangkat desa, Relawan Taruna Siaga Bencana (Retana) desa, Tagana, ketua RT/RW, serta warga setempat.
Saat ini warga dan aparat setempat masih melakukan evaluasi. Kebutuhan mendesak yang diperlukan adalah alat berat untuk menangani material longsor.
Penyusun laporan dari Koordinator Desa Retana Sukajadi menyebutkan bahwa hingga laporan ini dibuat, penanganan terus dilakukan secara gotong royong.














