Kepala Desa Cidadap Budiman saat membagikan daging kurban kepada warganya. (Foto : Zenal Mustari).
Cianjur | Pemerintah Desa Cidadap, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, menyalurkan bantuan hewan kurban dalam jumlah besar kepada ribuan warga pra-sejahtera pada Sabtu (30/5/2026)
Bantuan sebanyak 14 ekor sapi dan 18 ekor kambing tersebut berasal dari program bantuan sosial Yayasan Mushola Nurul Rojak PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk Jakarta.
Kepala Desa Cidadap, Budiman, menyatakan rasa syukur yang mendalam atas aliran bantuan ini.
Seluruh paket daging kurban akan langsung didistribusikan kepada 11.018 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Desa Cidadap.
“Ini merupakan suatu keberkahan buat kami di Desa Cidadap. Jumlahnya pun sangat besar dan ini sangat menginspirasi kami,” ujar Budiman saat diwawancarai pada Sabtu (30/5/2026).
Budiman menambahkan, wilayahnya baru kembali menerima bantuan serupa setelah menanti selama sewindu. Sebelumnya, yayasan tersebut sempat menyalurkan hewan kurban ke Desa Karyamukti delapan tahun yang lalu.
Melihat dampak positifnya, pihak desa berencana bergerak aktif mengajukan proposal serupa ke berbagai yayasan lain ke depannya.
“Saya berharap mudah-mudahan di tahun depan kita kembali mendapatkan lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Mushola Nurul Rojak Jakarta menjelaskan bahwa penyaluran kurban ini merupakan bagian dari agenda bakti sosial tahunan perusahaan.
Lokasi dipilih berdasarkan kriteria ketat, terutama wilayah dengan tingkat ekonomi masyarakat yang masuk kategori pra-sejahtera.
“Setiap tahun kita keliling ke desa-desa yang menurut kriteria kami masyarakat tidak mampu menjadi prioritas. Kami menyalurkan ini sesuai dengan amanah para pemimpin perusahaan, donatur, dan jemaah,” terangnya.
Sebelum menjangkau Cianjur, yayasan dari perusahaan asuransi Tbk ini telah rutin berkeliling ke berbagai pelosok di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Lampung di Pulau Sumatra.
Melalui kegiatan ini, pihak yayasan berharap bantuan pangan ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Selain itu, momen ini diharapkan menjadi pemantik bagi Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk memberikan perhatian lebih kepada pemulihan ekonomi warga yang membutuhkan bantuan.








