Ratusan Santri Pondok Pesantren Arridho Gelar Tafaruqan dan Buka Bersama. (Foto: Sam Apip).
Cianjur | Ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Arridho menggelar acara Tafaruqan sekaligus buka bersama (bukber) di halaman Ponpes Arridho, Kampung Rawabango, Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur. Acara ini digelar sebagai bentuk syukur atas selesainya program ngaji pasaran yang mencakup 12 kitab kuning, meliputi kitab alat (Nahwu dan Sharaf) serta sejumlah kitab fikih.
Tampak hadir dalam acara tersebut KH. Sirojjudin Assubki, pimpinan salah satu pondok pesantren di Cianjur, para orang tua santri, tokoh masyarakat, serta para alumni Ponpes Arridho dari berbagai daerah.
Pimpinan Ponpes Arridho, KH. Acep Nu’man, menjelaskan bahwa program ngaji di pesantrennya tidak hanya berlangsung setiap hari, tetapi juga memiliki program khusus di bulan suci Ramadhan, yakni ngaji pasaran yang fokus pada kitab alat (Nahwu dan Sharaf) serta kitab fikih sebanyak 12 kitab.
“Kami merasa bersyukur, karena sejak awal Ramadhan hingga kini, kurang lebih 20 hari, program ngaji pasaran 12 kitab telah selesai dan tuntas. Alhamdulillah, sekarang kami melaksanakan Tafaruqan yang dirangkaikan dengan syukuran,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa para santri yang telah menamatkan pendidikan di Ponpes Arridho selama minimal tiga tahun diharapkan mampu membaca huruf Arab tanpa harakat (gundul) serta menguasai dan memahami ilmu agama dengan baik dan benar.
“Insyaallah, seluruh santri dan santriwati yang telah menyelesaikan masa mondok kurang lebih tiga tahun akan mampu membaca kitab kuning tanpa harakat dan memahami ilmu agama dengan baik dan benar,” tambahnya.
Sementara itu, KH. Sirojjudin Assubki mengapresiasi pelaksanaan Tafaruqan sebagai wujud rasa syukur atas khatamnya ngaji pasaran berbagai kitab kuning. Ia merasa bangga karena masih banyak para kiai dan ajengan yang peduli terhadap masyarakat yang mempercayakan putra-putrinya untuk mondok di Ponpes Arridho.
Ia pun mengimbau kepada para orang tua yang memiliki anak usia sekolah agar mempertimbangkan Ponpes Arridho sebagai pilihan pendidikan.
“Kami harap para orang tua yang memiliki putra-putri usia sekolah, silakan mendaftarkan ke Ponpes Arridho. Selain memiliki lembaga pendidikan formal seperti MTs dan MA, juga ada program ngaji kitab kuning sekaligus mondok,” pungkasnya.














