Ramai Pemberitaan Diberbagai Media, Data Siswa PKBM Bintang Madani Sudah DiHapus … Ada Apa Ya…..?

Ramai Pemberitaan Diberbagai Media, Data Siswa PKBM Bintang Madani Sudah DiHapus … Ada Apa Ya…..?. (Foto: Deri Lesmana). 

Cianjur | Dugaan praktik kecurangan kembali tercoreng. Pasalnya kini mencuat berbagai kecurangan yang terjadi di dunia pendidikan non formal Kabupaten Cianjur.

Di salah satu lembaga pendidikan kesetaraan, PKBM Bintang Madani di Kecamatan Cidaun, diduga kuat sudah melakukan manipulasi data penerima dana bantuan pendidikan dari pemerintah.Rabu . 15/10/2015.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan verifikasi administrasi, dari temuan sebanyak 71 nama siswa fiktif yang tercatat sebagai peserta didik aktif pada tahun ajaran 2023–2025 faktanya nama-nama tersebut merupakan individu yang sudah lulus SMA/SMK dan sudah tidak lagi mengikuti kegiatan pembelajaran di PKBM.

Indikasi kecurangan semakin menguat setelah muncul dugaan bahwa pihak pengelola PKBM kini sudah menghapus data siswa-siswa fiktif tersebut dari sistem Dapodik setelah kebongkar praktik jahat yang mereka lakukan.

Tindakan ini diduga sebagai upaya menghilangkan jejak administratif agar praktik manipulasi tidak terdeteksi dan seolah-olah tidak pernah terjadi.

“Tindakan penghapusan data diduga kuat dilakukan setelah kebongkar praktik jahat tersebut. Ini merupakan indikasi penghilangan bukti administrasi,” ungkap salah satu anggota Tim Advokasi Pendidikan Cianjur kepada media, Selasa (15/10/2025).

Dari hasil penelusuran dan data yang dihimpun tim advokasi, total kerugian negara akibat praktik ini mencapai Rp.324.825.000 (Tiga Ratus Dua Puluh Empat Juta Delapan Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah). Dana tersebut berasal dari bantuan pendidikan non formal yang disalurkan untuk siswa-siswa PKBM Bintang Madani.

Adapun sejumlah bukti dan dokumen pendukung yang telah dikantongi tim advokasi di antaranya:

1. Rekap data siswa pada sistem Dapodik tahun ajaran 2023–2025.
2. Bukti data siswa yang telah lulus SMA/SMK namun masih tercatat sebagai peserta PKBM.
3. Bukti pencairan dana bantuan pendidikan untuk siswa fiktif.
4. Data riwayat penghapusan akun siswa di sistem Dapodik.

Dari hasil kajian sementara, dapat disimpulkan bahwa PKBM Bintang Madani telah melakukan manipulasi data peserta didik dan menghapus data siswa fiktif untuk menutupi jejak dugaan penyimpangan dana.

Kasus ini kini tengah menjadi sorotan publik dan diharapkan segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait, baik Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur maupun aparat penegak hukum, untuk memastikan transparansi penggunaan dana pendidikan serta menegakkan akuntabilitas publik.

Saat dikonfirmasi sekitar pukul 12:19 wib.Ketua Forum PKBM Deni Abdul kholik via chat whatsapp nya, tidak membalas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *