Ngabuburit Asyik, Ratusan Takjil Dibagikan Bagi Para Pengendara Menjelang Berbuka Puasa

Ngabuburit Asyik, Ratusan Takjil Dibagikan Bagi Para Pengendara Menjelang Berbuka Puasa. (Foto: ERI). 

Cianjur | Pemandangan berbeda terlihat di Jalan Raya Belakang Cipanas, tepatnya di depan Mako Brimob, Jumat sore (27/2/2026). Di saat sebagian orang bersiap menyantap hidangan berbuka di rumah, puluhan pengendara roda dua dan ojek online justru kebagian rezeki nomplok. Mereka adalah sasaran berbagi takjil dari Energi Relawan Indonesia (ERI) yang membagikan ratusan paket buka puasa secara gratis.

Sekitar pukul 17.30 WIB, para relawan tampak sibuk membagikan paket makanan kepada para musafir jalanan yang masih terjebak macet atau dalam perjalanan. Senyum sumringah pun terpancar dari wajah para pengendara yang kebagian jatah takjil.

Salah seorang pengurus ERI, Syahira, mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian anak muda terhadap sesama, khususnya mereka yang belum sempat pulang saat azan magrib berkumandang.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa menyalurkan amanah dari donatur. Paket ini adalah kumpulan titipan dari anggota ERI dan masyarakat umum yang ingin berbagi. Kami ingin memastikan tidak ada pengendara yang berbuka puasa dengan keadaan lapar di pinggir jalan,” ujar Syahira dengan mata berbinar.

Bukan Sekadar Bagi-Bagi, Ada Rencana Besar di Balik Aksi Ini

Tak hanya berhenti di pinggir jalan, ERI ternyata punya ambisi besar. Syahira menambahkan bahwa program berbagi takjil ini akan menjadi agenda rutin setiap hari Jumat selama bulan Ramadan. Namun, yang lebih menarik, organisasi ini berencana memperluas jangkauan aksinya.

“Ke depan, sasaran kami bukan hanya di jalan raya. Kami akan menjangkau masjid-masjid, pesantren, dan mendukung program Sekolah Relawan yang sedang kami canangkan. Semoga ini menjadi ladang pahala bagi kita semua,” tambahnya penuh semangat.

Warga Terharu: “Ini Sangat Membantu di Saat Lelah di Jalan”

Salah seorang penerima manfaat, Yuni, warga setempat yang kebetulan melintas, tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Menurutnya, aksi seperti ini sangat langka dan berarti, terutama bagi mereka yang penghasilannya pas-pasan.

“Saya kaget, tiba-tiba dipepetin sama mas-mas relawan, dikasih makanan. Alhamdulillah banget, ini berkah. Buat teman-teman ERI, semoga rezekinya dilipatgandakan. Di tengah lelah di jalan, ada orang baik yang peduli,” tutur Yuni dengan suara sedikit bergetar.

Kegiatan yang berlangsung tertib ini pun sontak mengundang decak kagum dari para pengguna jalan lain. Klakson mobil dan lambaian tangan dari pengendara yang kebagian menjadi “tepuk tangan” meriah bagi para relawan.

ERI berharap, semangat gotong royong ala anak muda ini bisa menginspirasi lebih banyak pihak untuk tidak hanya sibuk dengan diri sendiri, tetapi juga melirik ke kanan-kiri, terutama mereka yang masih berjuang di jalanan saat waktu berbuka tiba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama