Hadiri MPLS SMPN 299 Lebak Bulus, Wibi Andrino Pikul Aspirasi Warga untuk SMA Negeri

Hadiri MPLS SMPN 299 Lebak Bulus, Wibi Andrino Pikul Aspirasi Warga untuk SMA Negeri. (Foto : Luqman Hakim).

Jakarta, metropuncak.com, – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menyatakan akan mendorong pembangunan SMA Negeri di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, menyusul beroperasinya SMP Negeri 299 di kelurahan tersebut. Hal itu disampaikan Wibi saat menghadiri Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMPN 299, Senin (14/7/2026).

“Ini merupakan aspirasi warga, juga berharap memiliki SMA Negeri, dan ini akan menjadi amanah yang akan saya pegang, saya pikul, serta saya sampaikan di rapat-rapat kerja,” kata Wibi. Ia menyatakan posisinya sebagai pimpinan dewan membuka ruang untuk mendorong aspirasi tersebut.

“Alhamdulillah dalam posisi saya sebagai Pimpinan Dewan, kita akan bisa mendorong lebih keras lagi, sehingga warga bisa memiliki SMA Negeri,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wibi mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas berdirinya SMPN 299. “Saya mengapresiasi sekali apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, cq Pak Pramono Anung, sudah mampu mewujudkan mimpi masyarakat Lebak Bulus khususnya, untuk berdirinya SMP Negeri di Lebak Bulus,” katanya.

Wibi mengaku melihat langsung antusiasme di lokasi. “Saya melihat antusias dari para orang tua murid dan para siswa didik, yang sangat senang sekali, akhirnya mereka bisa bersekolah dekat rumah, di kampung mereka sendiri,” ucapnya. Ia menambahkan pihaknya akan terus mendorong agar anak-anak Lebak Bulus menjadi siswa yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

SMPN 299 merupakan satu-satunya SMP negeri baru yang ditambahkan di wilayah Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan I pada tahun ajaran 2026/2027. Sekolah ini dibangun untuk menjawab keterbatasan daya tampung SMP negeri di kawasan tersebut, yang selama ini membuat anak-anak setempat bersaing dengan calon peserta didik dari luar wilayah.

Aspirasi warga atas sekolah ini dibahas dalam rapat koordinasi di Gedung DPRD DKI Jakarta pada 29 April 2026, yang mempertemukan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, pihak kelurahan, dan perwakilan warga. Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana memastikan sekolah dibangun dengan 18 ruang kelas dan membuka enam rombongan belajar untuk kelas VII pada tahun pertama. Rencana awal di tingkat suku dinas sebelumnya menyebut tiga rombongan belajar.

Bangunan sekolah dilengkapi lift sebagai standar aksesibilitas bagi seluruh peserta didik, termasuk siswa berkebutuhan khusus, serta lapangan mini futsal, dan terintegrasi dengan SDN Pondok Labu 04.

Ketua RW 03 Lebak Bulus, Zaenal, pada rapat April lalu meminta seluruh RW di kawasan tersebut merasakan manfaat pembangunan sekolah secara merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *