H+3 Pencarian Bocah Hilang di Sungai Cikondang, Dayung Patah & Belum Ada Titik Terang. (Foto : Zenal Mustari)
Cianjur | Pencarian terhadap seorang bocah yang diduga tenggelam dan terbawa arus Sungai Cikondang, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, masih terus berlanjut hingga hari ketiga, Kamis (7/5/2026). Namun hingga istirahat siang ini, tim gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Koordinator Retana Kecamatan Campaka, Romi, melaporkan bahwa pencarian hari ini (H+3) dipusatkan dengan start dari Kantor Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber. Rute penelusuran menyusuri aliran sungai dimulai dari Jembatan Bundar, Desa Cibaregbeg, dan berakhir di Jembatan Lama, Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu.
“Sepanjang rute tersebut sudah kami telusuri, tetapi sampai istirahat siang ini belum ada perkembangan berarti. Dayung pun sempat patah di tengah pencarian,” ujar Romi dengan nada penuh harap sekaligus kelelahan.

Pencarian yang melibatkan warga, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan potensi desa ini dilakukan menyusuri aliran Sungai Cikondang yang cukup deras. Medan yang sulit dan arus yang tak menentu menjadi kendala utama tim di lapangan.
Di sela-sela keprihatinan yang menyelimuti keluarga, hadir secercah perhatian dari pemimpin daerah. Sehari sebelum pencarian hari ini, tepatnya Rabu (6/5/2026), Bupati Cianjur dr. Mohamad Wahyu Ferdian menyempatkan diri mengunjungi keluarga korban di kediamannya, Kampung Balong RT 004 RW 001, Desa Girimukti, Kecamatan Campaka.
Dalam kunjungan tersebut, orang nomor satu di Cianjur itu memberikan dukungan moril, santunan, serta bantuan sembako kepada keluarga yang tengah berduka cita sekaligus cemas menanti kabar putra kesayangannya.
Kehadiran bupati disambut haru oleh keluarga korban yang selama beberapa hari ini bergantian ikut menyisir sungai. Pemerintah desa setempat juga mengapresiasi kepedulian tersebut dan berharap pencarian segera membuahkan hasil.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih bersiaga dan berencana melanjutkan pencarian setelah istirahat siang. Masyarakat sekitar aliran sungai diminta tetap waspada dan segera melapor jika menemukan sesuatu yang mencurigakan.














