Forkopimcam Dua Kecamatan di Cianjur Ikuti Zoom Santai Bareng Korem 061, Bahas Kamtibmas & Hoaks

Bukan Rapat Biasa! Forkopimcam Dua Kecamatan di Cianjur Ikuti Zoom Santai Bareng Korem 061, Bahas Kamtibmas & Hoaks. (Foto : Sam Apip).

Cianjur | Suasana di Aula Kantor Kecamatan Haurwangi, Rabu (6/5/2026) pagi, terasa berbeda. Bukan rapat formal yang kaku, melainkan zoom meeting bertajuk “Bincang Santai” yang diikuti oleh jajaran Forkopimcam dari dua kecamatan sekaligus: Bojongpicung dan Haurwangi.

Kegiatan yang terhubung langsung dengan Korem 061/Suryakancana Bogor ini mengangkat tema penting: “Komunikasi Publik yang Tangguh Menjaga Kepercayaan Masyarakat di Tengah Arus Misman Formasi (Misinformation)”.

Artinya, di tengah banjir hoaks dan info simpang siur, para pemimpin di tingkat kecamatan dan desa harus jago komunikasi.

Yang membuat acara ini menarik: pesertanya tidak hanya camat dan kapolsek. Hadir pula Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kasi Trantib, para Kepala Desa, hingga tokoh masyarakat. Mereka semua duduk bareng, menyimak paparan dari narasumber spesial: Letkol Dedi Kombuzer, Staf Khusus Menteri Pertahanan bidang Komunikasi Sosial dan Publik.

Inti pesan yang disampaikan tegas: Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) BUKAN semata tanggung jawab TNI dan Polri.

“Melainkan tanggung jawab kita bersama: mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga seluruh masyarakat,” ujar Peltu Yeyet Suteryet, Bati Tuud Koramil 0811/Bojongpicung, usai acara.

Camat Haurwangi, Yadi Supriyadi, mengapresiasi kelancaran acara yang digelar di aula kantornya ini.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak. Pelaksanaan zoom meeting berjalan lancar. Kami sangat menghargai bahwa Kamtibmas itu tanggung jawab bersama,” ucap Yadi dengan penuh semangat.

Sementara itu, Peltu Yeyet juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Camat Bojongpicung, Camat Haurwangi, jajaran Polsek Bojongpicung, para Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta seluruh kepala desa di kedua kecamatan.

“Mereka semua telah ikut serta dengan serius. Ini bukti kekompakan,” pungkasnya.

Dengan adanya bincang santai ini, diharapkan para peserta bisa menjadi ujung tombak komunikasi publik yang sehat, menangkal hoaks, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat dan pemerintah.

Karena, aman itu bukan hanya tugas polisi atau tentara. Aman adalah kerja kita semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *