Beberapa Tiang Penyangga Kabel di Cianjur Nyaris Ambruk

Beberapa Tiang Penyangga Kabel di Cianjur Nyaris Ambruk. (Foto: Sam Apip). 

Cianjur | Menindaklanjuti laporan sebelumnya, sejumlah tiang penyangga kabel jaringan telepon yang berada di pinggir jalan menuju Kampung Buniayu, tepatnya di depan Kantor Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, dikabarkan nyaris ambruk. Tiang-tiang tersebut saat ini sudah dalam kondisi miring dan condong ke arah sawah.

Seluruh tiang penyangga kabel yang dilaporkan nyaris ambruk itu merupakan aset milik PT. Telkom Indonesia, bukan milik PT. PLN Persero. Oleh karena itu, pihak PT. Telkom diharapkan segera melakukan perbaikan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Irfan Nugraha, salah seorang teknisi PT. Telkom Ciranjang, saat dikonfirmasi di ruang kantornya menerangkan bahwa saat ini Kantor Telkom Ciranjang difungsikan sebagai pusat teknisi dan pelayanan pengaduan, sementara kantor pelayanan utama dipusatkan di Jalan Selakopi, Cianjur.

Mengenai tiang kabel optik yang miring ke tengah sawah, Irfan menegaskan bahwa aset tersebut bukan milik PLN melainkan milik PT. Telkom. Ia mengaku kondisi tiang yang nyaris ambruk itu sebenarnya sudah dilaporkan ke PT. Telkom Pusat di Cianjur. Namun, hingga kini belum ada tindakan perbaikan. Pihaknya akan segera melaporkan kembali kondisi tersebut, terlebih setelah mendapat konfirmasi dari awak media.

“Tiang-tiang itu bukan milik PLN, tapi milik PT. Telkom Indonesia. Sebenarnya sudah kami laporkan ke PT. Telkom Cianjur, mungkin masih sibuk sehingga belum ada perbaikan. Sekarang akan kami laporkan lagi karena adanya konfirmasi dari media mengenai tiang kabel optik ini,” ujarnya.

Sementara itu, Erwan H, Petugas Teknisi PT. PLN Persero Ciranjang, menambahkan bahwa kantor PLN Ciranjang saat ini tidak lagi berfungsi sebagai kantor pelayanan utama. Lokasi tersebut kini dijadikan tempat berkumpulnya para teknisi dan pos pengaduan, sedangkan pelayanan pelanggan dipusatkan di Kantor PLN Made.

Erwan juga meluruskan kesalahpahaman warga terkait kepemilikan tiang-tiang tersebut. Ia menegaskan bahwa tiang-tiang yang menjajar di pinggir jalan menuju Kantor Desa Kertamukti, Kampung Buniayu, adalah milik PT. Telkom. Menurutnya, tiang milik PLN saat ini umumnya menggunakan tiang beton.

“Banyak warga yang mengadu dan melaporkan bahwa di Jalan Buniayu ada beberapa tiang sudah miring dan nyaris ambruk. Setelah kami cek ke lokasi, ternyata itu bukan tiang milik PLN,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *