Anak-anak usia Sekolah Dasar tampak asik mengekspresikan diri melalui belajar mewarnai di Yayasan Pasbukit Cahaya Mandiri. (Foto : Ali).
Cianjur, metropuncak.com | Di tengah derasnya arus teknologi, Yayasan Pasbukit Cahaya Mandiri di Cianjur mengambil langkah sederhana namun penuh makna, yakni mengajak anak-anak usia Sekolah Dasar untuk melepas penat dari layar gadget melalui kegiatan mewarnai.
Bertempat di sekretariat yayasan, Kampung Margaluyu RT 007/019, Kelurahan Sayang, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, anak-anak tampak antusias mengekspresikan imajinasi mereka di atas kertas, Rabu (4/10/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar hiburan. Ketua Yayasan Pasbukit Cahaya Mandiri, Dadan Supriyadi yang akrab disapa Ule, menyampaikan keprihatinannya terhadap fenomena anak-anak yang semakin akrab dengan gadget ketimbang bermain bersama teman sebaya.
“Kekhawatiran kami adalah ketergantungan pada gadget yang membuat anak kurang bersosialisasi. Mereka terlalu asyik dengan dunianya sendiri,” ujarnya.
Menurut Dadan, mewarnai menjadi salah satu metode efektif untuk mengurangi ketergantungan tersebut.
“Setidaknya dengan kegiatan seperti ini, anak-anak bisa mengekspresikan diri melalui karyanya di atas kertas. Mereka belajar fokus, mengembangkan motorik halus, dan yang terpenting, berinteraksi dengan teman-teman sebayanya,” jelasnya.
Selain mewarnai, Yayasan Pasbukit Cahaya Mandiri juga rutin menggelar kegiatan lain yang tak kalah edukatif. Anak-anak diajak berenang untuk melatih keberanian dan kesehatan fisik, serta dikenalkan pada aneka permainan tradisional tempo dulu.
Langkah ini dinilai penting sebagai upaya melestarikan budaya dan tradisi yang mulai tergerus zaman.
“Permainan tradisional seperti sondakh, congklak, atau lompat tali bukan hanya menyenangkan, tetapi juga melatih kerja sama, sportivitas, dan keaktifan fisik. Ini yang sering terlupakan karena anak lebih memilih bermain game di ponsel,” tambah Dadan.
Ia pun berharap agar orangtua dan walinya turut mendukung kegiatan positif ini. “Kami mengajak para orangtua untuk mendorong anak-anaknya ikut serta dalam setiap kegiatan yang kami selenggarakan. Sinergi antara yayasan dan keluarga sangat penting agar anak-anak tumbuh sehat, kreatif, dan tetap terhubung dengan lingkungan sosialnya,” pungkasnya.
Dengan kegiatan sederhana seperti mewarnai dan bermain bersama, Yayasan Pasbukit Cahaya Mandiri membuktikan bahwa edukasi karakter dan pelestarian budaya bisa dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita.













