Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Adian Yunus Yusak Napitupulu bersama pelaku UMKM. (Foto : Ali).
Cianjur | Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Adian Yunus Yusak Napitupulu, menegaskan pentingnya keberpihakan negara terhadap masyarakat kecil di tengah tekanan ekonomi yang masih membelit rakyat. Pernyataan itu disampaikannya dalam diskusi internal partai di Kantor DPC PDIP Kabupaten Cianjur, Selasa malam (12/5/2026).
Namun di balik gelaran diskusi yang berlangsung penuh kebersamaan itu, publik justru disuguhkan kejadian menarik: Ketua DPC PDIP Cianjur, Susilawati, menghindari awak media. Ia sempat meminta wawancara dilakukan usai acara, tetapi begitu kegiatan selesai, ia langsung menghilang dari lokasi. Hingga berita ini tayang, konfirmasi melalui pesan WhatsApp juga tak kunjung direspons.
Dalam wawancara dengan sejumlah wartawa di sela diskusi, Adian menekankan bahwa kebijakan negara tidak boleh melupakan kelompok paling rentan. Menurutnya, rakyat kecil kerap menjadi korban pertama ketika kondisi ekonomi tak menentu.
“Negara harus hadir dan berpihak kepada masyarakat yang paling lemah, paling tidak berdaya, dan paling terdampak secara ekonomi. Kepentingan rakyat kecil harus menjadi bagian utama dalam kebijakan negara,” tegas Adian.
Politisi yang akrab disapa Adian itu juga menyoroti peran strategis UMKM. Ia menilai sektor ini merupakan tulang punggung ekonomi rakyat, tetapi sering kali terpinggirkan dalam akses permodalan dan pembinaan.
“UMKM perlu mendapatkan dukungan nyata, baik dari sisi pembinaan, akses permodalan, maupun keberpihakan kebijakan. Karena sektor ini menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Acara yang digelar di Jalan KH Abdullah Bin Nuh itu turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono serta jajaran pengurus dan kader partai dari berbagai tingkatan di Cianjur. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Namun, perhatian publik justru tertuju pada Ketua DPC PDIP Cianjur, Susilawati. Ketika awak media hendak meminta tanggapannya terkait diskusi dan pernyataan Adian, ia sempat meminta waktu hingga acara rampung. Sayangnya, setelah kegiatan usai, Susilawati langsung meninggalkan lokasi tanpa memberi pernyataan sepatah kata pun.
Upaya konfirmasi lewat sambungan telepon dan pesan WhatsApp belum membuahkan hasil hingga berita ini diterbitkan.














