Evakuasi penemuan anak SD mengambang di saluran irigasi. (Foto : Sam Apip).
Cianjur | Warga Desa Sukajaya, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat geger dengan penemuan jasad PD (11). Bocah laki-laki yang masih duduk di kelas V SD tersebut ditemukan mengambang di saluran irigasi pada Sabtu (06/06/2026) sekira pukul 10.30 WIB.
Sesaat setelah kejadian, Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Sukajaya, Bhabinkamtibmas, Babinsa, ketua RT/RW, dan masyarakat setempat langsung melaporkan peristiwa ini ke Polsek Bojongpicung.
Tidak lama kemudian, tim Inafis Polres Cianjur tiba di lokasi kejadian.Pjs Kepala Desa Sukajaya, Deki Afrianto menerangkan bahwa setelah menerima informasi dari aparat desa serta ketua RT/RW setempat, pihaknya langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Informasi tersebut ternyata benar, seorang anak berusia 11 tahun dengan inisial D hanyut di saluran irigasi induk kampung setempat.
Beberapa anggota Polsek Bojongpicung dan jajaran Inafis Polres Cianjur langsung melakukan olah TKP begitu tiba di lokasi. Setelah proses olah TKP yang berlangsung kurang lebih 35 menit, jasad korban segera dibawa ke RSUD Cianjur untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Memang benar telah terjadi peristiwa seorang anak kelas V SD berinisial D (11) ditemukan hanyut mengambang di saluran irigasi wilayah Desa Sukajaya. Tim Inafis Polres Cianjur langsung melakukan olah TKP begitu tiba, dan jasad korban sekarang sudah dibawa ke RSUD Cianjur,” ucap Deki.
Deki menambahkan, pada sore harinya pihak desa dan keluarga mendapat informasi lanjutan dari pihak RSUD Cianjur melalui anggota Polres Cianjur.
Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa korban murni meninggal dunia akibat tenggelam dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
“Kami menerima informasi resmi dari RSUD Cianjur melalui anggota Polres Cianjur. Korban dinyatakan murni meninggal dunia akibat tercebur. Bagian kepalanya sempat membentur benda keras hingga terluka, dan sama sekali tidak ditemukan bekas kekerasan dari pihak lain,” pungkasnya.








