Ketua FKDT Kecamatan Campaka *staz Aseng Solihin. (Foto : Zenal Mustari).
Cianjur | Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Campaka sukses menggelar wisuda akbar pada Minggu, 7 Juni 2026.
Acara meriah ini bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka.
Sebanyak 260 siswa dari 35 lembaga diniyah se-Kecamatan Campaka lulus pada tahun ini. Ketua FKDT Kecamatan Campaka, Ustaz Aseng Solihin, menyebutkan bahwa antusiasme santri dan orang tua sangat tinggi.
“Dari seluruh total peserta, sebanyak 235 siswa hadir langsung mengikuti prosesi wisuda dengan khidmat,” sebutnya.
Ustaz Aseng menjelaskan bahwa kelulusan ini sejalan dengan program wajib belajar agama dari pemerintah daerah.
“Siswa wajib menempuh pendidikan diniyah selama 6 tahun, ijazah diniyah ini juga menjadi syarat wajib untuk masuk ke jenjang SMP. Setelah lulus, para siswa diharapkan lanjut belajar ke tingkat Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) untuk mendalami kitab kuning,” jelasnya.
Di balik keberhasilan acara, Ustaz Aseng menceritakan tantangan berat yang dihadapi para pengajar.
“Saat ini sekolah diniyah sedang mengalami krisis biaya akibat pemotongan anggaran. Namun, kondisi tersebut tidak mematahkan semangat para guru untuk tetap mengajar demi ibadah,” ujar Ustadz Aseng.
Pihak FKDT sangat berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih kepada sekolah keagamaan.
“Kehadiran diniyah dinilai membantu program Bupati untuk mengembalikan identitas Cianjur sebagai kota santri. Melalui momen inilah FKDT meminta pemerintah adil dan tidak hanya fokus pada sekolah formal. Sehingga pemerintah diharapkan bisa menyisihkan sebagian anggaran daerah untuk kesejahteraan dan insentif para guru diniyah,” harapnya menutup wawancara.














