YEU dan RS Panti Rahayu Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis bagi Korban Banjir Pati

YEU dan RS Panti Rahayu Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis bagi Korban Banjir Pati. (Foto: Ist). 

Pati | Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Pati selama lebih dari sepekan telah menyebabkan berbagai masalah kesehatan di masyarakat, seperti gatal-gatal, demam, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan sakit kepala.

Menanggapi kondisi tersebut, YAKKUM Emergency Unit (YEU) bekerja sama dengan Rumah Sakit Panti Rahayu Purwodadi menyelenggarakan bakti sosial layanan kesehatan gratis di Desa Tegalombo, Kecamatan Dukuhseti, pada Jumat (23/1/2026).

Kegiatan ini diadakan sebagai respons langsung terhadap hasil asesmen YEU dan didukung oleh Pemerintah Desa Tegalombo, GITJ Tawangrejo, GKJ Purwodadi, GKI Purwodadi, Puskesmas, dan Pemerintah Kecamatan Dukuhseti.

Sebanyak 30 tenaga kesehatan dari RS Panti Rahayu turun langsung, termasuk 5 dokter umum, 3 dokter gigi, perawat, dan staf operasional.

Direktur RS Panti Rahayu Purwodadi, dr. David Setiawan, MPH, menyatakan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak.

“Kami mempersilakan masyarakat untuk memeriksakan diri dan berobat secara gratis. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, semoga kegiatan ini lancar dan bermanfaat,” ujarnya.

Salah seorang warga yang mengikuti baksos kesehatan, Ngatawi menuturkan, banjir tahun ini disebut sebagai yang terbesar dan paling lama dalam beberapa tahun terakhir.

“Banyak rumah tergenang, masyarakat sakit, dan tambak serta sawah terendam sehingga gagal panen. Ini membuat kondisi masyarakat semakin rentan,” tuturnya.

Dengan dilaksanakannya kegiatan baksos kesehatan itu, Kepala Desa Tegalombo, Sumijah, mengapresiasi inisiatif tersebut.

“Setelah sebelumnya mendukung dapur umum, YEU kini menghadirkan layanan kesehatan. Ada 154 warga yang memeriksakan diri hari ini, ini sangat membantu dan tentunya saya sangat mengapresiasinya,” katanya.

Apresasi serupa disampaikan oleh Suhartono, SH, Kepala Kecamatan Dukuhseti, yang menekankan bahwa kolaborasi ini mempererat silaturahmi dan toleransi.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 15.00 WIB ini juga turut didukung dengan bantuan bahan makanan dan peralatan kebersihan dari GKJ dan GKI Purwodadi.

Moh Fajrin Husni Hamzah dari YEU menegaskan, selain pemulihan, peningkatan kesiapsiagaan bencana juga menjadi hal penting ke depannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *