Penemuan jasad bayi yang dibungkus selembar kain kafan di teras warung di Desa Langensari. (Foto Sam Apip).
Cianjur | Warga Kampung Ciheulang RT 06/02, Desa Langensari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan oleh penemuan jasad bayi laki-laki pada Kamis (21/05/2026) sekira pukul 21.15 WIB.
Jasad bayi yang baru lahir tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dibungkus selembar kain kafan di atas bangku teras sebuah warung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, warung-warung di Kampung Ciheulang biasanya menjadi tempat belanja sekaligus tempat berkumpulnya anak muda hingga tutup pukul 02.00 WIB. Namun malam itu, seorang warga yang sedang melintas mendadak menjerit histeris karena melihat bungkusan menyerupai pocong kecil tergeletak di teras salah satu warung. Jeritan itu pun memicu kedatangan warga sekitar.
Disaksikan oleh Ketua RT, RW, dan tokoh masyarakat setempat, bungkusan kain putih tersebut diperiksa secara seksama dan warga pun terkejut saat mengetahui bahwa isi bungkusan tersebut adalah jasad bayi yang diduga baru dilahirkan.
Penemuan ini baru dilaporkan ke Pemerintah Desa Langensari, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa pada Jumat (22/05/2026) pagi.
Setelah pihak desa bersama BPD meninjau lokasi dan memastikan kebenaran informasi tersebut, laporan diteruskan ke Polsek Karangtengah dan Polres Cianjur.
“Pemerintah Desa Langensari bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Jasad bayi tersebut kini sudah dibawa oleh Jajaran Polres Cianjur ke RSUD Sayang Cianjur untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Sekretaris Desa Langensari, Asep Bacang, Jumat siang.
Kasus dugaan pembuangan bayi ini sekarang dalam penanganan tim penyidik Polres Cianjur untuk mengungkap identitas orang tua yang tega membuang darah dagingnya sendiri.











