Waduh, Ada Kepulan Asap Tebal Di SMK Binkara

Cianjur | Jumat 16 Februari 2024, siswa didik di SMK Binkara yang beralamat di Kp Cisepan, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang kaget saat melihat adanya kepulan asap tebal disekolahnya.

Usut punya usut adanya kepulan asap putih tebal itu terjadi saat Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Cipanas tengah melakukan simulasi penanganan dasar saat terjadi kebakaran.

Pemadam Kebakaran Cipanas, Ketua Yayasan Binkara, Kepala Sekolah, Staff, Guru dan siswa berpoto bersama usai pelaksanaan sosialisasi dan simulasi penangan pemadaman api saat terjadi kebakaran.

Saat ditemui wartawan, siswa didik kelas 12 mengaku sangat kagum mengikuti simulasi pemadaman api yang dilakukan Tim Petugas Damkar di halaman sekolahnya.

“Ya, awalnya kaget juga melihatnya, tapi lama-lama setelah mengikuti dan mengetahui cara bagaimana kita harus bersikap akhirnya paham, karena pada intinya saat terjadi kebakaran jangan panik,” kata siswa didik yang tidak mau disebutkan namanya.

Disinggung apa yang dihasilkan dari simulasi tersebut, dirinya mengaku sangat mengapresiasinya, karena baru kali ini diadakan di sekolahnya.

“Alhamdulillah setelah mengikuti simulasi, saya mendapat banyak ilmu saat menghadapi kebakaran dan mungkin apa yang saya dapatkan hari ini, kedepan saya mengajak atau mengedukasi teman, saudara dan keluarga, langkah apa yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran,” tutupnya.

Masih lokasi yang sama, Ketua Yayasan Binkara Nendi Rafael, mengatakan, diadakan kegiatan simulasi pemadaman api tersebut bertujuan untuk mengedukasi siswa didiknya untuk menambah ilmu non formal.

“Hasil dari diakannya simulasi ini tentu sangat berharga bagi siswa didik saya, selain mendapat ilmu tentu mental mereka juga terlatih, karena sebagai pelajar sebagai penerus bangsa tentu harus memiliki mental yang kuat untuk masa depannya,” kata Nendi Rafael.

Menurut Nendi, tugas yang diemban para petugas damkar ini sangatlah beresiko, selain membahayakan diri sendiri mereka juga memiliki selogan pantang pulang sebelum padam.

“Sebagai Ketua Yayasan Binkara, saya sangat mengapresiasi para petugas damkar ini, selain melaksanakan tugasnya sebagai pemadam, mereka juga memiliki kepedulian kepada para pelajar yang mana pada hari ini mereka buktikan dengan mengedukasi siswa didik saya supaya tahu upaya apa yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran,” tutupnya.

Usai melaksanakan sosialisasi dan simulasi penangan kebakaran, salah seorang petugas Damkar Cipanas, M Nuh I DZ, mengatakan, pelaksanaan sosialisasi dan simulasi di SMK Binkara ini disambut baik oleh para guru, siswa didik dan Ketua Yayasan Binkara, sehingga diadakannya kegiatan ini bisa diterapkan oleh semua peserta yang hadir.

“Kegiatan sosialisasi dan simulasi ini merupakan pembelajaran awal untuk pelajar di lingkungan masyarakat, sehingga bisa dimanfaatkan oleh mereka dilingkungan sekitar, karena peserta didik ini sudah di jarkan bagaimana cara mengantisipasi saat terjadi kebakaran,” katanya.

Ia melanjutkan, selain di sekolah-sekolah pihaknya juga melakukan hal serupa di lingkungan masyarakat, desa-desa serta di perusahaan-perusahaan, hal tersebut dilakukan secara door to door dengan harapan siapa saja yang pernah mengikuti sosialisasi dan simulasi ini bisa mengedukasi yang lainnya dalam penanganan awal terjadinya kebakaran.

“Apabila terjadi kebakaran, pelapor harus memberikan informasi yang lengkap mulai dari alamat sampai peristiwa apa yang terbakar, sehingga kami bisa menyiapkan peralatan apa saja yang diperlukan untuk menanggapi pelaporan tersebut,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *