Cianjur | Usai viral diberbagai media elektronik dan cetak, remaja perempuan berinisial E.E penderita tumor ganas di kaki kanannya, kerap dikunjungi berbagai pejabat dari dinas dan instansi serta lembaga terkait di Kabupaten Cianjur, bahkan dari Kementerian Sosial pun datang menjenguknya.
Diketahui, keluarga remaja perempuan itu merupakan warga Desa/Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, tapi sudah kurang lebih dua bulanan ia sedang evakuasi (Titirah) di rumah neneknya di Kampung Parungbitung RT 03/01 Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Tim respon kasus sentral terpadu Bogor selaku UPT Kementerian Sosial Agus Siswanto mengatakan, setelah adanya informasi dari berbagai media serta pihak atau dinas terkait, pihaknya berkunjung ke rumah singgah penderita sosvek tumor ganas.
Adapun tujuannya tiada lain hanya mendata berbagai administrasi untuk melaksanakan pengobatan ke rumah sakit, diantaranya mengenai BPJS atau PBI nya, ternyata semuanya sudah lengkap dan sekarang tinggal mengikuti arahan dari dokter rumah sakit yang menanganinya.
“Kami datang kesini utamanya untuk bersilaturahmi menjenguk anak penderita sosvek tumor, dan kami dari pihak Kemensos hanya fokus pada administrasi pengobatan seperti BPJS atau PBI, ternyata semuanya sudah lengkap, semua hanya tinggal keputusan keluarga dan diharapkan bisa mengikuti arahan pihak medis rumah sakit,”katanya, Jumat 01/11/2024.
Ia menambahkan, mengenai respon Pemerintah Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi dan Pemkab Cianjur itu sudah cukup baik dan peduli terhadap warga lain, hingga mengaggap bahwa penderita tumor ganas itu sebagai warganya.
“Berdasarkan informasi dan data yang ada sekarang ternyata respon dari Pemerintah Desa Kertamukti, Kepala Puskesmas dan pihak Kecamatan Haurwangi itu cukup perhatian,”tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kertamukti Cepi Agustina mengatakan, kedatangan petugas dari Kemensos sekarang itu membuat pihak keluarga penderita tumor terlihat antusias dan sumringah, tidak hanya itu saja kemarin dari Dinas Sosial Kabupaten Cianjur sempat datang pula.
“Kedatangan dari Kemensos, Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Camat Haurwangi, Kepala Puskesmas Haurwangi dan dari dinas lembaga lainnya itu menandakan kesolidan dalam pemerintahan dan semoga hal itu menjadi obat penenang bagi keluarga remaja perempuan penderita tumor ganas di desa Kertamukti,”kata Cepi.
Selain itu, lanjut Cepi, tidak ketinggalan solidnya pemerintah desa, Kecamatan Sukaraja, Dinas Sosial Sukabumi dan Pemkab Sukabumi itu andil memperjuangkan nasib E.E.
“Hal itu terjadi sejak E.E sedang berada di Sukabumi dan menurut informasi bahwa mereka dalam waktu dekat akan datang menjenguk,”tandasnya.














