Satu Hari Hilang Saat Mancing di Citarum, NA Ditemukan Meninggal Dunia

Satu Hari Hilang Saat Mancing di Citarum, NA Ditemukan Meninggal Dunia. (Foto : Sam Apip).

Cianjur | NA (26), warga Kampung Parabon RT 03/03, Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang dilaporkan hilang saat memancing di Sungai Citarum pada Kamis (21/05/2026), akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (22/05/2026) sekitar pukul 19.45 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban awalnya pergi memancing sendirian ke Sungai Citarum yang berada tidak jauh dari kampung halamannya pada Kamis siang menjelang sore. Namun, hingga Jumat pagi, korban tak kunjung pulang ke rumah.

Merasa khawatir, Koko, ayah korban, bersama kerabat dan warga setempat langsung melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Citarum.

Sesampainya di lokasi memancing, warga hanya menemukan barang-barang milik korban berupa joran pancing, pakaian, dan payung, sementara korban tidak ada di tempat.

Orangtua korban beserta warga kemudian memperluas area pencarian dengan menyisir pinggiran hingga ke tengah sungai menggunakan alat seadanya.

Setelah pencarian yang berlangsung hampir seharian penuh belum membuahkan hasil, pihak keluarga dan sebagian warga tetap gigih mencari.

Puncaknya, pada pukul 19.45 WIB, jasad NA berhasil ditemukan di antara rimbunan eceng gondok di tengah Sungai Citarum.

Jasad korban langsung dievakuasi ke rumah duka untuk menjalani pemeriksaan luar oleh tim medis dari Puskesmas terdekat, dengan disaksikan oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Bojongpicung dan TNI dari Koramil Bojongpicung.

Hasil pemeriksaan menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

NA murni dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam setelah tercebur ke sungai.

Perangkat Desa Kertasari, Mustopa, yang juga merupakan tetangga korban, menyatakan bahwa pihak keluarga telah mengikhlaskan kejadian ini.

Koko selaku orangtua meminta agar jasad anaknya tidak diotopsi dan menganggap musibah ini sebagai takdir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *