Polsek Cibeber Gelar Peringatan Maulid Nabi, Pererat Silaturahmi dan Santuni 150 Anak Yatim & Jompo. (Foto: Zaenal Mustari).
Cianjur | Kepolisian Sektor (Polsek) Cibeber sukses menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Mako Polsek setempat. Kegiatan yang berlangsung pada Senin malam (29/9/2025) ini tidak hanya menjadi ajang meningkatkan keimanan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara petugas kepolisian, pemerintah, dan masyarakat.
Acara yang dihadiri oleh sekitar 500 orang undangan ini berlangsung khidmat dan lancar.
Turut hadir sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, seperti Camat Cibeber, Kapolsek Cibeber, perwakilan MUI Kecamatan, para Kepala Desa se-Kecamatan Cibeber, Ulama Kamtibmas, serta perwakilan dari Bhayangkari, organisasi kepemudaan (OKP), dan karang taruna.
Dalam sambutannya, Kapolsek Cibeber, Kompol Tio, menekankan pentingnya menjalin hubungan yang harmonis antara unsur pemerintah (umaro) dan tokoh agama (ulama).
“Dengan terjalinnya silaturahmi yang baik dengan Toga, Tomas, dan Toda, kami berharap dapat menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif khususnya di wilayah Cibeber,” ujarnya, seperti tertuang dalam laporan resmi kepada Kapolres Cianjur.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam acara tersebut juga diselenggarakan pemberian santunan kepada 150 anak yatim, piatu, dan jompo.
Tidak hanya itu, sebagai tanda penghargaan, diberikan juga cenderamata berupa kopiah songkok kepada 50 orang Ulama Kamtibmas binaan Polsek Cibeber.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh MC Aiptu Kankan N. Huda, sambutan dari Ketua Panitia Ipda Sutiyana, dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Acara puncak diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh mubaligh KH. Sahlan Hidayat yang akrab disapa Ustaz Pelor.
Seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar berkat pengaturan personel dan lalu lintas yang maksimal dari Polsek Cibeber untuk mengantisipasi segala potensi gangguan.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Polsek Cibeber dalam membina hubungan yang sinergis dengan seluruh komponen masyarakat, mengedepankan pendekatan humanis di samping tugas pokoknya dalam menjaga keamanan dan ketertiban.














