Pohon Tumbang Di Cugenang Saat Hujan Disertai Angin Kencang, Menelan Nyawa. (Foto: SMR).
Cianjur |Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Cianjur pada Jumat sore mengakibatkan bencana pohon tumbang di Jalan Raya Cugenang. Peristiwa tepatnya terjadi di Kampung Cangklek RT 001/001, Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, dan menimbulkan korban jiwa, Jumat (3/4/2026).
Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutupi sebagian badan jalan, menimpa sebuah kios, satu unit sepeda, serta satu unit kendaraan roda empat.
Akibat kejadian tersebut, seorang warga bernama Nazmudin (44 tahun), wiraswasta asal Kampung Pasir Kalapa RT 003/006, Desa Peteuy Condong, Kecamatan Cibeber, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 14.15 WIB saat hujan deras melanda.
“Setelah mendapati laporan, kami bersama stakeholder lainnya segera turun ke lokasi dan melakukan evakuasi bersama masyarakat,” ujarnya.
Menurut keterangan saksi di lokasi, korban sedang berteduh di sebuah kios di samping kendaraannya saat pohon tersebut tumbang.
“Yang tertimpa pohon, berdasarkan informasi dari yang melihat di lokasi kejadian, bahwa korban sedang berteduh. Dari kejadian ini, tertimpa warung, sepeda, dan satu orang yang sedang berteduh,” jelas AKP Aang.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, POLRI, TNI, dan PMI segera melakukan evakuasi. Namun, petugas kesehatan yang mendampingi di lokasi menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia. Jenaza korban kemudian langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Cianjur.
“Tadi bersama PMI dan bidang kesehatan, kami mengevakuasi satu orang. Namun identitasnya belum kami kantongi saat itu, korban tadi langsung dibawa ke rumah sakit didampingi personel Polsek Cugenang,” tambah AKP Aang.
Satu unit kendaraan roda dua jenis Honda Beat dengan nomor polisi F-3261-ZF juga turut tertimpa pohon.
Akibat pohon tumbang yang menutupi sebagian besar badan jalan, arus lalu lintas di Jalan Raya Cugenang mengalami kemacetan. Petugas kepolisian masih melakukan sistem buka tutup untuk mengurai kepadatan.
“Arus lalu lintas sampai saat ini masih kita lakukan buka tutup. Insyaallah tidak lama lagi, kita juga menunggu dari PLN untuk melakukan perbaikan listrik di sekitar TKP,” pungkas AKP Aang Andi Suhandi.














