Penjual Bendera di Cianjur Keluhkan Omzet Anjlok, Kalah Saing dengan Toko Online Jelang HUT ke-81 RI. (Foto : SMR).
Cianjur, metropuncak.com | Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, para pedagang bendera musiman di pinggir jalan raya Cianjur mengeluhkan penurunan omzet yang signifikan.
Mereka menilai sepinya pembeli disebabkan oleh persaingan dengan penjual daring (online) yang menawarkan harga jauh lebih miring.
Hoerudin, seorang penjual bendera di salah satu lapak pinggir jalan di Cianjur, mengaku bahwa omzetnya saat ini anjlok dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia bahkan belum berhasil menjual satupun bendera hingga hari ini (Senin, 3 Agustus 2026).
“Anjlok banget. Di setiap lapak, bahkan di setiap kota pun hampir semua pada ngeluh. Mungkin karena kalah saing dengan jualan online yang harganya sangat jatuh. Mau umbul-umbul, bendera, sama background itu sangat murah sekali kalau beli online,” keluhnya.
Untuk menarik pembeli, Hoerudin membanderol bendera ukuran sedang seharga Rp35.000 dan ukuran besar Rp45.000. Harga tersebut ia buat sesuai kesepakatan dengan pembeli, meskipun seringkali tawaran yang diberikan jauh di bawah harga pasaran.
“Kalau dibandingin dengan online memang agak jauh. Misalnya, kalau beli background di lapak itu Rp250 ribu, tapi di online bisa dapat Rp140 ribu. Yang membedakan, kalau di sini barangnya keliatan, kalau di online nggak,” jelasnya membandingkan kualitas fisik barang yang bisa langsung dilihat pembeli di lapaknya.
Persaingan harga ini menjadi pukulan telak bagi para pedagang konvensional. Menurut Hoerudin, para penjual online mampu menawarkan produk dengan margin harga yang sangat rendah. Jika harga yang ditawarkan bisa setara, mungkin para penjual di lapak tidak akan mengalami penurunan omzet yang begitu drastis. Penurunan yang dirasakannya diperkirakan mencapai 60 persen dibandingkan tahun lalu.
Meski demikian, ia masih berharap adanya peningkatan penjualan pada puncak perayaan HUT RI mendatang.
“Penurunan yang saya rasakan bisa mencapai 60 persenan dari tahun lalu, kalau tahun ini bisa dilihat nanti tanggal 16 Agustus,” pungkasnya.










