Pemerintah Desa Sukajaya & Warga Gotong Royong Perbaiki Rutilahu Milik Kakek Dede. (Foto : Sam Apip).
Cianjur | Ada pemandangan berbeda di Kampung Cisasak RT 01/04, Desa Sukajaya, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Kamis (7/5/2026). Bukan sekadar kegiatan pembangunan biasa, melainkan aksi nyata kepedulian terhadap sesama. Pemerintah Desa Sukajaya bersama warga serentak membongkar dan membangun kembali rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Kakek Dede, seorang warga lanjut usia.
Pembangunan ini dibiayai dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2026 tahap pertama. Yang membuat istimewa, seluruh elemen masyarakat ikut ambil bagian. Hadir dalam gotong royong pembongkaran (disebut “ngaruag” oleh warga setempat) antara lain perangkat desa, BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, ketua RT/RW, ormas, Pemuda Pancasila (PP), serta masyarakat umum. Suasana kebersamaan begitu terasa.
Pjs Kepala Desa Sukajaya, Diki Afriyanto, mengungkapkan bahwa pembangunan Rutilahu Kakek Dede merupakan hasil musyawarah bersama BPD dan tokoh masyarakat. Pasalnya, kondisi rumah Kakek Dede sudah sangat memprihatinkan: lapuk dimakan usia, hingga dikhawatirkan membahayakan penghuninya.
Namun, ada tantangan besar. Anggaran yang tersedia hanya Rp10 juta. Secara hitung-hitungan, nominal itu jauh dari cukup untuk membangun rumah layak huni.
“Awalnya kami sangat khawatir. Rp10 juta rasanya tidak mungkin mencukupi sampai selesai. Tapi setelah melihat antusiasme dan semangat gotong royong warga, lega rasanya. Kami optimistis pembangunan ini akan selesai dengan maksimal,” ujar Diki dengan mata berbinar.
Ia pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama para ketua RT/RW, tokoh masyarakat, ormas, Pemuda Pancasila, dan warga yang telah bahu-membahu.
Ketua PAC Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Bojongpicung, H. Dede, menambahkan bahwa pihaknya sebenarnya sudah berniat membangun Rutilahu milik Kakek Dede. Namun, karena Pemerintah Desa Sukajaya lebih dulu bergerak dengan cepat, mereka pun mengapresiasi langkah tersebut.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pjs Kepala Desa Sukajaya beserta jajaran yang telah peduli terhadap warganya. Insyaallah, kami juga akan memberikan bantuan. Bentuk dan waktunya nanti akan kami sesuaikan,” pungkas H. Dede.
Kisah pembangunan Rutilahu milik Kakek Dede ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat mampu mengatasi keterbatasan anggaran. Di tengah segala kekurangan, semangat gotong royong justru menjadi bahan bakar utama. Dan di situlah letak keindahan membangun desa: tidak sendiri, tapi bersama.













