Peletakan Batu Pertama Auditorium Asy-Syafi’i di Cianjur Oleh Wamenag RI. (Foto : Ali).
Cianjur | Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Pondok Pesantren Al-Musyarrofah, Rabu (13/5/2026). Wakil Menteri Agama RI, Dr. K.H. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., yang akrab disapa Romo Syafi’i, dijadwalkan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung serbaguna madrasah, yakni Auditorium Gedung Asy-Syafi’i MI Al-Musyarrofah.
Kedatangan orang nomor dua di Kementerian Agama ini disambut antusias oleh Mudir Pondok Pesantren, KH. Abdul Wahid Al Qudsi, M.Pd., M.H. Namun di balik kegembiraan itu, terungkap fakta mengejutkan ponpes dengan total santri mencapai 1.250 orang ini terdiri dari 420 santri reguler dan sisanya santri boarding school ternyata belum mendapatkan rekomendasi dari Kantor Kemenag Cianjur meskipun secara kriteria sudah terpenuhi.
“Menyikapi hal tersebut, saya serahkan sepenuhnya kepada Romo,” ujar KH. Abdul Wahid dalam sambutannya.
Ia pun menyampaikan kabar gembiranya, atas instruksi langsung Romo Syafi’i, H. Aris Mulkan akan membangun SPPG Al-Musyarrafah.
“Mudah-mudahan beliau beserta keluarga dan jajarannya diberikan kesehatan serta kelancaran dalam segala usaha dan urusannya. Sehingga pembangunan SPPGnya berjalan lancar,” doa KH. Abdul Wahid.
Berdasarkan pantauan dilapangan acara tersebut turut dihadiri oleh H. Aris Mulkan, Wakil Bupati Cianjur, Ramzi Ghey Tebe, beserta jajaran, Kepala dan staf Kemenag Cianjur, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Cianjur, dewan pengawas dan pembina dari Kemenag Tangerang Selatan, Kadispora Cianjur, serta perwakilan Kapolres Cianjur.
Masih dilokasi yang sama, dalam sambutannya, Abi Ramzi, menyampaikan permohonan maaf mewakili Pemerintah Kabupaten Cianjur, selama ini belum bisa maksimal dalam membangun Cianjur.
“Alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi disini. Kami juga mohon maaf, karena belum maksimal membangun Cianjur. Doakan kami, karena kami sedang dalam proses. Insya Alloh, jika ada waktu yang tepat, kami bisa memberikan kebaikan untuk warga Cianjur,” kata Abi Ramzi.
Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Cianjur yang sedang menghadiri pembangunan jalan di Kecamatan Cijati, Cianjur Selatan.
Pesan motivasi pun ia sampaikan kepada seluruh santri dan santriwati, “Tetap semangat! Allah akan memberikan kesuksesan kepada kita. Jangan pernah takut, ada Allah bersama kita. Hormati orangtua, guru, kiai, dan ustadz-ustadzah. Ingat, jangan pernah patah semangat meskipun orangtua kita tidak mampu. Percayalah, Allah Maha Segalanya.”
Dari Pondok Pesantren Al-Musyarrofah, ia berharap lahir alumni-alumni terbaik yang membawa nama harum pondok dan Kabupaten Cianjur.
Ada Yang Menarik Dari Kunjungan Wamenag RI ke Cianjur

Ada momen menarik yang terjadi sehari sebelumnya. Malam menjelang peletakan batu pertama, Romo Syafi’i memilih bersilaturahmi secara informal ke Saung Kota, yakni kediaman H. Aris Mulkan, seorang pengusaha asli Cianjur. Jamuan makan malam sederhana itu berubah menjadi diskusi hangat ala warung kopi, namun sarat makna.
“Suasana pecah, penuh keakraban. Obrolan ringan tapi menyentuh visi besar membangun Cianjur lebih baik ke depan,” kenang H. Aris Mulkan dengan mata berbinar.
Dirinya pun mengaku bangga ada pemimpin yang bisa berbaur langsung dengan masyarakat.
“Terima kasih atas kunjungannya (Wamenag RI), ini memang suatu kebanggaan buat saya pribadi dan masyarakat Cianjur,” ungkap H Aris Mulkan, siang itu.
Kunjungan kerja Romo Syafi’i kali ini tak hanya sekadar seremonial peletakan batu pertama, tetapi juga menjadi momentum penyelesaian masalah rekomendasi, pembangunan SPPG, serta penguatan silaturahmi antara pemimpin pusat, pengusaha lokal, dan masyarakat Cianjur.












