Peduli Kesehatan Warga, Komunitas BM Emergency Cianjur Gelar Touring dan Baksos

Peduli Kesehatan Warga, Komunitas BM Emergency Cianjur Gelar Touring dan Baksos Pemeriksaan Gratis. (Dery Lesmana).

Cianjur | Di tengah kesibukan dan keterbatasan akses kesehatan, secercah harapan hadir dari Komunitas Bagong Mogok (BM) Emergency Kabupaten Cianjur.

Tak sekadar touring bersama, mereka mengubah perjalanan menjadi aksi nyata kemanusiaan dengan menggelar bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga di Saung Lodaya, Kecamatan Sukanagara, Jumat (3/4/2026).

Lebih dari itu, semangat menjangkau mereka yang terpinggirkan membuat para relawan tak hanya berdiam di lokasi. Mereka bergerak mendatangi rumah-rumah warga, memastikan saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik maupun akses transportasi tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Ini bukti bahwa kebaikan tak kenal kata “terhalang”.

Wakil Ketua BM Emergency Kabupaten Cianjur sekaligus anggota DPRD Cianjur Komisi IV dari Fraksi PKB, Gopar Hendra Gunawan, menyampaikan rasa bangganya terhadap inisiatif mulia ini.

“Kegiatan ini luar biasa membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan gratis. Kami sangat mengapresiasi kepedulian nyata dari BM Emergency,” ujar Gopar penuh haru.

Ia pun berharap aksi sosial ini tak berhenti sampai di sini. “Semoga kegiatan berkelanjutan seperti ini terus hadir dan menginspirasi banyak pihak untuk turut berbagi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BM Emergency Cianjur, Iswadi, menegaskan bahwa kegiatan rutin ini lahir dari dua tujuan besar: mempererat tali silaturahmi antar anggota, dan yang terpenting, menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami siapkan obat-obatan secara gratis sesuai keluhan warga. Ini bentuk tanggung jawab moral kami untuk hadir di tengah mereka,” jelas Iswadi.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan bahwa sebagian besar warga mengeluhkan penyakit dalam seperti asam lambung, rematik, hipertensi, dan gangguan gula darah. Data ini menjadi pengingat betapa pentingnya pemeriksaan rutin dan gaya hidup sehat.

Di tengah minimnya fasilitas kesehatan di daerah terpencil, langkah kecil komunitas ini menjadi cahaya yang menyala. Mereka membuktikan bahwa kepedulian tak perlu menunggu menjadi besarcukup dimulai dengan keberanian untuk bergerak dan berbagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *