Panen Raya Jagung Hibrida di Campaka Cianjur, Hasil 4 Ton per Hektar

Panen Raya Jagung Hibrida di Campaka Cianjur, Hasil 4 Ton per Hektar. (Foto : Zenal Mustari).

Cianjur | Warga Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, khususnya Kelompok Tani (Poktan) Karamat Tani dari Kampung Lampegan, Desa Cimenteng, kini bisa tersenyum. Sabtu (17/5/2026) sore, mereka melaksanakan panen raya jagung hibrida di lahan non-sawah seluas 1 hektar.

Kegiatan panen ini bukan sekadar panen biasa. Program ini merupakan bagian dari gerakan “Polisi Penggerak Ketahanan Pangan” yang digalakkan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Campaka.

Lahan yang ditanami pada 29 Januari 2026 lalu ini, diperkirakan menghasilkan 4 ton jagung pipilan kering. Angka ini menunjukkan potensi besar dari lahan yang bukan merupakan area baku sawah (non LBS).

Ketua Poktan Karamat Tani, Bapak Endang, bersama 9 kelompok tani lainnya turun langsung memanen didampingi Kapolsek Campaka, AKP Panglima Nayan Munthe, Camat Campaka, Babinsa, Bhabinkamtibmas (Aipda Kamadanu), hingga Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan Kepala Desa Cimenteng.

Kapolsek Campaka, AKP Panglima Nayan Munthe, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan nasional.

“Kami tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga membantu masyarakat dalam hal pangan. Lahan non-sawah yang selama ini mungkin kurang optimal, bisa menghasilkan 4 ton jagung. Ini prestasi bersama,” ujarnya di sela-sela panen.

Bhabinkamtibmas Desa Cimenteng, Aipda Kamadanu mengaku siap mendampingi kapan pun warga membutuhkan informasi atau bantuan terkait pertanian.

Dengan keberhasilan ini, Polsek Campaka berharap kelompok tani lain di Cianjur juga termotivasi untuk memanfaatkan lahan non-sawah mereka. Jagung hibrida terbukti mampu beradaptasi dengan baik dan memberikan hasil yang menjanjikan bagi kesejahteraan petani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *