Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Resmikan 83 Sekolah Hasil Revitalisasi di Cianjur, Efisiensi Anggaran Capai 32 Persen. (Foto: Ali).
Cianjur | Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti,, secara resmi meluncurkan 83 sekolah penerima bantuan revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Cianjur. Peresmian dipusatkan di SMK Kesehatan Cianjur pada Sabtu (31/1/2025).
Berdasarkan data Kemendikdasmen, program revitalisasi di Cianjur tahun 2025 mencakup 4 PAUD, 26 SD, 25 SMP, 12 SMA, 12 SMK, 2 SLB, 1 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), dan 1 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Total anggaran yang dialokasikan untuk ke-83 satuan pendidikan tersebut mencapai Rp106,16 miliar.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti mengungkapkan capaian efisiensi anggaran secara nasional. Awalnya, anggaran sebesar Rp9 triliun hanya dialokasikan untuk 10.440 satuan pendidikan.
“Namun, dengan penerapan sistem swakelola atas saran Bapak Presiden, terjadi efisiensi lebih dari 32 persen. Sehingga revitalisasi dapat menjangkau hingga 16.169 satuan pendidikan di seluruh Indonesia,” jelas Abdul Mu’ti.
Dari total satuan pendidikan yang direvitalisasi secara nasional, sekitar 92 persen pembangunan telah rampung. Namun, di Kabupaten Cianjur sendiri masih terdapat 2 PAUD dan 3 SD yang belum selesai.
“Dalam waktu singkat harus segera diselesaikan, karena jika tidak dapat menjadi persoalan. Sebagian yang belum rampung ini disebabkan oleh faktor alam, seperti curah hujan, serta kondisi geografis yang cukup jauh sehingga pengiriman material tidak selalu mudah,” ungkapnya.
Abdul Mu’ti juga menekankan pentingnya pemeliharaan bangunan hasil revitalisasi, khususnya fasilitas toilet sekolah yang dinilai sudah canggih.
“Saya mengutip ucapan kepala sekolah, revitalisasi ini bukan semata-mata membangun gedung, tetapi membangun peradaban dan bangsa yang hebat melalui sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas,” pungkas Mendikdasmen.
Sementara itu, Bupati Cianjur dr. M. Wahyu Ferdian menyampaikan apresiasi atas program revitalisasi dari pemerintah pusat yang telah menjangkau berbagai satuan pendidikan di daerahnya.
“Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas program revitalisasi yang secara langsung mendukung pemulihan dan penguatan layanan pendidikan di Cianjur,” ujar Bupati Wahyu.












