Latihan Gabungan Kesiapan Siagaan Bencana YEU Bersama 8 Desa Binaannya Diapresiasi Bupati Cianjur

Cianjur | Yakkum Emergency Unit (YEU) Cianjur bersama 8 desa dampingannya mengadakan latihan bersama kesiapsiagaan bencana dalam rangka memperingati hari kesiapan bencana nasional tahun 2024, yang berlokasi di Sarongge Village Desa Ciputri Kecamatan Pacet, Cianjur, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari dari tanggal 26 sampai 27 April 2024, dengan jumlah peserta sebanyak 250 anggota tim siaga bencana dari 8 desa binaan YEU.
Project Manager YEU Cianjur Eli Sunaryo, mengatakan, agenda yang dilaksanakan ini merupakan upaya untuk memperkuat bagaimana cara bersiap siaga bersama, khususnya dengan 8 desa binaan yang difokuskan.

“Sebanyak 250 peserta gabungan dari Desa Talaga, Gasol, Mangunkerta, Nyalindung, Galudra, Cibeureum, Padaluyu, Kecamatan Cugenang dan Desa Ciputri Kecamatan Pacet, akan menjadi peserta dalam kegiatan kita selama 2 hari ini,” kata Eli, Jumat 26 April 2024.

Pelaksanaan latihan gabungan ini tidak hanya diikuti oleh peserta dari 8 desa binaan YEU saja, tetapi ada juga peserta dari mitra-mitra YEU seperti, BPBD, Puskesmas, HWDI, PPDI, stakeholder yang terlibat serta adanya keterlibatan media.

“Kehadiran para peserta dari berbagai elemen ini, diharapkan bisa berkolaborasi saat pelaksanaan kesiapsiagaan bencana seperti yang dilakukan pada pelatihan ini, karena semua belajar bersama bagaimana menyikapi saat terjadi bencana yang mana secara bersama-sama selama dalam 2 hari kedepan, akan ada proses pembelajaran-pembelajaran terkait dengan pendataan bagaimana pengelolaan logistik, pengelolaan dapur umum, menghitung kebutuhan dasar berkoordinasi dalam situasi tanggap darurat termasuk juga melakukan tindakan pertolongan pertama atau PPGD dan juga penggunaan handy talky atau rantai komunikasi dalam situasi darurat biasanya sinyal seluler hilang jadi alternatif yaitu dengan menggunakan handy talky,” terang Eli.

Eli juga mengucapkan, terima kasih kepada Bapak Bupati Cianjur Kabupaten Cianjur Herman Suherman yang sudah membuka kegiatan latihan gabungan kesiap siagaan bencana 8 desa binaan YEU bersama stakeholder yang terlibat.

“Terima kasih banyak kepada Bupati Cianjur yang sudah membuka kegiatan YEU hari ini, tak lupa terima kasih kepada para OPD yang telah menyempatkan hadir. Mudah-mudahan setelah dibuka oleh Bupati Cianjur ini, akan mampu memotivasi peserta sehingga memiliki semangat yang tinggi dan mau menyebarkan ilmu-ilmu yang didapat saat pelatihan di lingkungannya masing-masing,” pungkasnya.

Dalam sambutannya, Bupati Cianjur Herman Suherman menyampaikan, hari ini kita dapat dipertemukan dan bersilaturahmi pada apel kesiapsiagaan bencana nasional tahun 2024 dengan tema ‘Indonesia tangguh Indonesia hebat’ yang diselenggarakan serentak seluruh Indonesia untuk tingkat nasionalnya diselenggarakan di Padang Sumatera Barat.
“Saat ini kita sedang memperingati hari kesiap siagaan bencana nasional pada tanggal 26 April setiap tahunnya dalam rangka membangun kesadaran masyarakat akan kesiap siagaan sejak dini,” kata Herman.

Masih dikatakan Herman, kegiatan HKB ini dapat dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat semua stakeholder penanggulangan bencana dapat berpartisipasi secara aktif melakukan berbagai aktivitas yang melibatkan seluruh masyarakat berdasarkan pada asas kesetiakawana dan kedermawanan dengan mengedepankan pelaksanaan kegiatan. Jadi bukan sekedar ceremony, tetapi upaya yang mengarah kepada perubahan perilaku menjadi budaya sadar bencana dengan memperkuat kesiap siagaan individu keluarga dan komunitas agar kita semua siap dan selamat dari bencana.

“Pada kesempatan ini saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada NGO Yakkum Emergency Unit (YEU), atas peran sertanya dalam mensosialisasikan dan memberikan pelatihan kebencanaan kepada masyarakat Cianjur,” ungkanya.

Menurut survei dan hasil riset di Jepang menyebutkan bahwa beberapa faktor penyebab keselamatan pada bencana yaitu 3.596 kesiapan diri sendiri, 3.245 dukungan keluarga, 289 teman dan komunitas, 294 bantuan orang sekitar atau tetangga, 176 faktor tim penolong. Oleh karena itu, mari kita bangun kesiap siagaan kepada diri sendiri kemudian kesiap siagaan keluarga menuju Indonesia tangguh bencana.

“Pemerintah kabupaten Cianjur dalam upaya meningkatkan pemahaman kebencanaan di masyarakat saat ini telah membentuk sebanyak 153 desa tangguh bencana Saya berharap semoga ke depan semua desa di kabupaten Cianjur dapat dikukuhkan menjadi desa tangguh bencana sehingga Cianjur akan menjadi kabupaten tangguh bencana,” tutupnya.

Berdasarkan pantauan berlangsungnya keiatan Latgab dalam rangka memperingati hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2024, yang dilakukan selama 2 hari dapat berjalan baik dan lancar.

Penyelenggara kegiatan YEU Cianjur, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur, atas dukungan dan kerjasamanya, khususnya melalui pemerintah 8 desa dampingan YEU, dan BPBD Cianjur yang bersama-sama mendukung terlaksananya kegiatan.

Adapun yang menjadi narasumber yang memberikan materi pembelajaran selama 2 hari Latgab tersebut, penyelenggara selain internal YEU juga melibatkan staf puskesmas Cijedil dan beberapa staf BPBD Cianjur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama