Cianjur | Sabtu 18/05/2024, Tim Siaga Bencana (TSB) Desa Mangunkerta, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, mengadakan simulasi penanganan tanggap bencana gempa bumi di halaman PKBM Winaya Mekar di Kampung Cariu RT 03/02 Desa Mangunkerta.
Kedepan Ketua TSB Desa Mangunkerta Muhammad Syahrudin, bersama 7 TSB desa binaan Yakkum Emergency Unit (YEU) Cianjur lainnya, bersepakat akan melanjutkan pertemuan-pertemuan meski tanpa YEU.
Syahrudin menjelaskan, pada saat pelaksanaan simulasi penanganan tanggap bencana gempa bumi tingkat desa, sangat diapresiasi masyarakat Desa Mangunkerta, bahkan kepala desanya pun ikut andil dalam pelaksanaannya.
“Pada saat simulasi bersama YEU Cianjur, Kepala Desa Mangunkerta beserta perangkatnya, BPBD, tim kesehatan, anggota TSB dan masyarakat, semula hanya 20 peserta, namun pada pelaksanaannya diikuti oleh 99 peserta. Melihat seperti itu, tampak masyarakat pun mengantusiasinya,” kata Syahrudin menjelaskan usai melaksanakan simulasi, Sabtu.
Karena sudah mendapat pelatihan dan pembinaan dari YEU Cianjur, semua peserta sudah dibagi perannya masing-masing dan diberiefing sebelum pelaksanaan.
“Persiapannya memang sudah jauh-jauh hari bahkan sudah dua kali gladi resik. Saat pelaksanaan memang masih ada satu dua orang yang masih panik mungkin faktor trauma juga, tapi kami juga memberi edukasi supaya bangkit dan semangat lagi,” ucapnya.
Disinggung akan kepulangan YEU Cianjur pada bulan Mei ini, Syahrudin menjawab pihaknya akan terus melanjutkan sebagaimana yang disampaikan dalam pelatihan dan pembinaan YEU. Karena menurutnya pembekalan siap siaga bencana ini harus dilaksanakan dan diterapkan manakala terjadi bencana dikemudian hari.
“Karena ini pembekalan penting, saya bersama ketua tim siaga bencana binaan YEU, bersepakat akan melanjutkannya meskipun tanpa YEU, minimalnya satu bulan sekali mengadakan pertemuan untuk seiring berbagi ilmu. Nah terkait biayanya sendiri, kami sudah memiliki koperasi masing-masing yang diberikan modalnya oleh YEU untuk ketahanan usaha kelompok (TSB), selain itu juga Alhamdulillah kami mendapat dukungan dari pemerintah desa untuk kelangsungan TSB ini,” tutupnya.
Sementara itu Kepala Desa Mangunkerta Ira Rismawati, menambahkan, pihaknya merasa bersyukur bahwa di desanya telah dibentuk Tim Siaga Bencana oleh YEU.
“Alhamdulillah dengan adanya giat simulasi ini, kami jadi punya tim siaga destana yang sudah di bekali illmu terkait kebencanaan. Sebagai Kepala Desa Mangunkerta, saya memghimbau kepada masyarakat, ketika terjadi bencana atau apapun yang terjadi harus tetap bersikap tenang upayakan tidak panik, namun kewaspadaan harus tetap ditingkatkan,” tambahnya saat dihubungi via WhatsApp, Sabtu sore.














