Kemendes PDTT Tinjau Langsung Efektivitas Dana Desa di Nagrak, Apresiasi Kemandirian dan Kinerja. (Foto: Rhamdani).
Cianjur | Perwakilan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melakukan kunjungan kerja langsung ke Desa Nagrak, Kec/Kab Cianjur, pada Jumat (10/12/2025).
Kunjungan lapangan ini difokuskan untuk memantau realisasi, kesesuaian dengan peraturan, dan efektivitas penggunaan Dana Desa (DD) di lokasi.
Kepala Desa Nagrak, Hendi, menyambut hangat kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di desanya.
“Alhamdulillah, respons mereka sangat bagus. Mereka melihat desa ini aktif,” ungkap Hendi.
Dalam paparannya, Hendi menekankan bahwa pengelolaan DD di Desa Nagrak telah dilaksanakan secara tertib dan didukung oleh sumber pendapatan desa lainnya. Hal ini menunjukkan prinsip kemandirian dan keberlanjutan fiskal desa.
“Kami tidak terlalu bergantung sepenuhnya pada Dana Desa. Alhamdulillah, banyak aspirasi dari tahun ke tahun yang meningkat, ditambah dengan pendapatan dari dana desa adat dan sumber lain,” jelasnya tegas.
Sebagai bukti nyata penyerapan DD yang produktif, Hendi mencontohkan pembangunan Kantor Desa Nagrak yang memanfaatkan sebagian alokasi dana. Pembangunan infrastruktur pemerintahan ini sekaligus menjadi penanda status Desa Mandiri.
“Kami memanfaatkan Dana Desa, salah satunya untuk bagian ini. Alhamdulillah, tim dari kementerian memberikan apresiasi terbaik setelah melihat langsung kondisi kantor desa,” tambahnya.
Lebih dari sekadar pembahasan anggaran, kunjungan ini juga membahas isu-isu strategis pembangunan desa. Perwakilan Kemendes PDTT mendorong optimalisasi media sosial perangkat desa sebagai sarana komunikasi publik yang positif dan alat untuk menangkal perundungan siber terhadap aparat desa.
“Beliau menekankan agar media sosial desa lebih aktif lagi dalam menyebarkan informasi yang membangun,” kata Hendi menyampaikan amanat tersebut.
Isu pemerataan pendidikan juga menjadi perhatian. Menanggapi pertanyaan mengenai angka anak tidak sekolah, Hendi menyebutkan bahwa berdasarkan data desa, jumlahnya telah menurun signifikan.
“Alhamdulillah, berdasarkan data kami, sudah sangat sedikit,” imbuhnya.
Terkait capaian kinerja tahun berjalan, Hendi melaporkan bahwa penyerapan dan realisasi DD Tahun 2025 di Desa Nagrak berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan realistis.
“Semua program telah dilaksanakan atau mencapai target. Untuk penggunaan Dana Desa 2025, Alhamdulillah sudah realistis dan berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.
Kunjungan kerja ini diharapkan tidak hanya sebagai pemantauan, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan desa dalam mengoptimalkan pengelolaan dana desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil untuk kesejahteraan masyarakat.













