Kantor Desa Cibarengkok Akhirnya Disegel Massa Pendemo

Kantor Desa Cibarengkok Akhirnya Disegel Massa Pendemo. (Foto: Sam Apip).

Cianjur | Kantor Desa Cibarengkok akhirnya disegel oleh massa demonstran pada Rabu (4/6/2025) setelah sebelumnya terjadi unjuk rasa pada Senin (2/6/2025).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Kepala Desa Cibarengkok, Asep Jalaludin, yang diduga menyalahgunakan anggaran dana bantuan pemerintah.

Massa menuntut Kades dinonaktifkan dan meminta pertanggungjawaban atas temuan audit Inspektorat.

Koordinator aksi, Asep Kusnadi, menyatakan bahwa Kades Asep Jalaludin dinilai tidak responsif terhadap aspirasi masyarakat.

“Padahal, sebelumnya sudah ada masukan dari warga dan Pemerintah Kecamatan Bojongpicung, tetapi tetap tidak diindahkan,” ujarnya.

Awalnya, massa berencana bertemu Kades untuk mempertanggungjawabkan hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat.

Namun, setelah menunggu lama di Pendopo Kecamatan Bojongpicung yang sebelumnya disepakati sebagai lokasi pertemuan Kades tidak hadir.

Massa kemudian bergerak ke rumah Kades, tetapi tidak menemukannya. Akhirnya, mereka kembali ke Kantor Desa dan menyegel gedung tersebut.

“Kami sepakat tidak akan membuka segel ini sebelum Kades Asep Jalaludin diberhentikan atau mengundurkan diri secara tertulis dengan materai, disaksikan oleh Kecamatan dan masyarakat,” tegas Asep Kusnadi.

Sementara itu, Camat Bojongpicung, Iwan Karyadi, mengkonfirmasi bahwa seluruh aktivitas pelayanan desa dialihkan sementara ke Kantor Kecamatan.

“Selama kantor desa masih disegel, pelayanan akan dilakukan di sini,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemberhentian Kades bukan kewenangan kecamatan, melainkan Bupati Cianjur.

“Kami menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mengambil tindakan yang dapat memicu ketegangan,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *